<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Our Love Journal &#187; Wedding</title>
	<atom:link href="http://lovejournal.widjanarti.com/category/wedding/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lovejournal.widjanarti.com</link>
	<description>and they said love is a journey, not a destination..</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Aug 2011 08:52:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>Tips Pada Saat Hari Pernikahan Kita</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/26/tips-pada-saat-hari-pernikahan-kita/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/26/tips-pada-saat-hari-pernikahan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 09:53:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggraini Widjanarti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/?p=1133</guid>
		<description><![CDATA[Bok, secara gw udah lulus yaaa.. ^_^  Nampaknya aku cukup eligible untuk menulis post tentang bagaimana tips pada saat hari pernikahan kita. Jadi ya teman-teman, menjelang hari H. Yang harus kita lakukan adalah: Rileks dan Tenang (pergi ke spa sangat dianjurkan) Sebenarnya dari H-3 kita itu sudah harus  RILEKS. Emang sih pressure nya itu makin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bok, secara gw udah lulus yaaa.. ^_^  Nampaknya aku cukup eligible untuk menulis post tentang bagaimana tips pada saat hari pernikahan kita. Jadi ya teman-teman, menjelang hari H. Yang harus kita lakukan adalah:</p>
<ol>
<li><span style="text-decoration: underline;"><strong>Rileks dan Tenang </strong></span>(pergi ke <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/category/beauty/" target="_blank">spa</a> sangat dianjurkan)
<ul>
<li>Sebenarnya dari H-3 kita itu sudah harus <strong></strong> <strong>RILEKS</strong>. Emang sih pressure nya itu makin berasa, tapiii buat para calon Ratu Sehari, udah <strong>PAMALI </strong>lah mikirin segala printilan-printilannya. Why ? Soalnya kalau H-3 kita masih sibuk mikirin ini itu, akan berimbas ke muka kita loh. Jadi capek, kusam dan kelihatan stres. Kita gak pengen dunk kelihatan seperti orang stres di hari bahagia kita kaan ? Hihihi.. Oleh karena itu, aku sangat menyarankan sejak H-3 kita sudah menyibukkan diri untuk perawatan kecantikan di spa.</li>
<p><span id="more-1133"></span></p>
<li>Spa? Yups, gak usah yang mahal-mahal lah. Yang deket rumah dan terjangkau juga gpp, selama tempatnya pewe. Tujuannya ya adalah biar kita rileks dan tenang. Kalau kita rileks dan tenang, metabolisme tubuh kita pun akan teratur. Kita akan tidur pada waktunya, lapar pada waktunya dan ke belakang pada waktunya <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</li>
</ul>
</li>
<li><span style="text-decoration: underline;"><strong>Pastikan Tidur yang Cukup</strong></span>
<ul>
<li>Oh iya, H-3 kita harus pastikan kita cukup tidur ya. Minimal 8 jam sehari loh. Itu harus dan wajib hukumnya</li>
</ul>
</li>
<li><span style="text-decoration: underline;"><strong>Pastikan Asupan Gizi Cukup masuk ke Badan</strong></span>
<ul>
<li>Jangan lupa makan makanan yang bergizi. Jika ada yang menjalani ritual Puasa Mutih kaya eike, hehehe tetap dopping dengan multi vitamin ya, biar gak drop.</li>
</ul>
</li>
<li><span style="text-decoration: underline;"><strong>Mulai belajar untuk PASRAH</strong></span>
<ul>
<li>Kalau alasannya, kita perfeksionis kronis, kita gak bisa gak mikirin semuanya, dan kita harus memastikan semuanya berjalan dengan lancar pada hari H (control freak).. Hehehe pada saat H-3, harus mulai dibuang jauh-jauh deh semuanya itu. Kuncinya hanya satu <strong>PASRAH</strong>. Seriously, u know me lah. Gw kan perfeksionis kronis dan miss-merencanakan-sesuatu sampai detail huehehehe.. pada saat H-3 gw sudah  belajar untuk PASRAH. Well, teorinya, jika kita sudah mempersiapkan baik-baik semuanya, sudah bekerja keras untuk persiapan hari H dan optimis kalau persiapan sudah matang. Yaa the last thing we should do adalah.. <strong>MENIKMATI HASIL KERJA KERAS KITA ITU</strong>&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Percayakan saja segala macam perintilan pernikahan di saat-saat akhir kepada panitia, keluarga dan tentunya WO (jika anda menggunakan jasa WO). Belajarlah memasrahkan segala sesuatunya kepada orang lain, dan optimis kalau orang lain itu akan menjalankan amanat kita sebaik-baiknya dan tidak akan mengecewakan kita.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
</li>
</ol>
<p>Nah itu kan pada saat menjelang hari H nya. Bagaimana pada saat hari H nya? Nah ini dia tips yang harus semua pengantin lakukan pada saat hari pernikahannya:</p>
<ol>
<li><span style="text-decoration: underline;"><strong>Mulailah hari pernikahan kita dengan SENYUM dan pikiran yang OPTIMIS</strong></span>
<ul>
<li>Ini tips aku dapatin dari jeng <a href="http://lia-fabian.blogspot.com/" target="_blank">Lia</a>. Dan alhamdulillah ampuh buangeeett.. Mulailah dengan SENYUM di hari bahagiamu. Dengan senyum, itu akan membangkitkan rasa optimis di dalam diri kita. Dan dengan senyum, kita akan memancarkan aura bahagia. Ingat loh, ur wedding day, should be the happiest day in your life.. So.. let start it with a <strong>SMILE</strong> and<strong> POSITIVE THINKING</strong>.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
</li>
<li><span style="text-decoration: underline;"><strong>Pasrah dan Banyak Berdoa..</strong></span>
<ul>
<li>Ini kunci yang paling penting. Pasrahkan saja apa yang terjadi pada hari itu. Percayakan semuanya pada Allah SWT. Minta tolonglah pada Allah SWT agar hari itu segalanya dimudahkan. Jangan pusing lagi, toh kita sudah minta tolong kepada Allah SWT penguasa dunia ini bukan ? Hehehe.. U will be in a good hand.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Dengan pasrah ini, kita akan rileks dan tenang. Jika kita rileks dan tenang, bawaannya akan enak deh. Trust me.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
</li>
<li><span style="text-decoration: underline;"><strong>Don&#8217;t Sweat on The Small Stuff..</strong></span>
<ul>
<li>Don&#8217;t be a last minute bridezilla.. No..no..no..no.. !! Jika ada hal yang tidak sesuai keinginan, yang perlu dilakukan adalah tarik nafas yang panjang, dan again SENYUM. Minta tolong segera dengan panitia yang bertugas, percayakan saja bahwa urusan yang tidak sesuai keinginan sudah ditangani oleh orang-orang yang bertugas.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Pokoknya tetap optimis ya say. And again, pasrah dan banyak berdoa agar dimudahkan dari segala ATHG (Ancaman Tantangan Hambatan Gangguan). <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Ingat, <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2008/11/28/menikah-itu-ibadah/" target="_blank">menikah itu ibadah</a>. So, jika ada ATHG, optimis saja kalau Allah itu sayang sama kita, mangkanya kita dikasih ujian.. Biar naik kelas toh, dan menikahnya kita akan semakin berkah.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
</li>
<li><span style="text-decoration: underline;"><strong>Menikmati Setiap Momen Yang Terjadi</strong></span>
<ul>
<li>One thing u should learn, bahwa proses pernikahan itu akan berlangsung dalam sekejap mata. Trust me, gak bakal berasa deh, tiba-tiba udah akad nikah, tiba-tiba udah menyandang status Nyonya, tiba-tiba udah sekamar, dan mengejutkan lagi tiba-tiba pagi-pagi udah ada orang disamping kita. Hehehehe.. So, my last advice adalah, nikmatilah semua proses pernikahan yang terjadi. Please keep a mental click for every beautiful moments that happen. Remembere the ambiance, remember the people, remember the procession.. InsyaAllah semua itu akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan seumur hidupmu.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
</li>
</ol>
<p>I think that&#8217;s all.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  So, for every Bride-to-be.. Just enjoy your special day yaaa.. ^_^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/26/tips-pada-saat-hari-pernikahan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melihat Ke Belakang..</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/24/melihat-ke-belakang/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/24/melihat-ke-belakang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 04:15:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggraini Widjanarti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/?p=1129</guid>
		<description><![CDATA[Tepatnya sudah 1 Bulan, 1 Minggu dan 3 Hari aku dan mas resmi jadi suami istri. Kehidupan pun sudah berbeda sekarang. Melihat ke belakang, tepatnya setahun yang lalu, titik awal perjuangan kita menjelang hari H, rasanya tetap tak percaya kalau semua yang kita impikan alhamdulillah sudah terlewati dan kita lalui dengan baik. Alhamdulillah juga lovejournal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tepatnya sudah 1 Bulan, 1 Minggu dan 3 Hari aku dan mas resmi jadi <a href="http://the.karimuddin.com" target="_blank">suami istri</a>. Kehidupan pun sudah berbeda sekarang. Melihat ke belakang, tepatnya setahun yang lalu, titik awal perjuangan kita menjelang hari H, rasanya tetap tak percaya kalau semua yang kita impikan alhamdulillah sudah terlewati dan kita lalui dengan baik.</p>
<p>Alhamdulillah juga lovejournal kita tercinta banyak sekali dikunjungi. Makasih yaa semuaa.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Senang sekali mendapat teman baru lewat blog ini. Dipikir-pikir selama setahun ini aku mendapatkan banyak teman baru. Ya dari anak-anak Weddingku dan beberapa blogger yang aku kenal lewat blog ini. ^_^ Keep in touch ya semuanyaa..<br />
<span id="more-1129"></span><br />
Ternyata memang benar kata orang-orang, yang terpenting itu adalah acara siraman dan akad nikah. Jujur itu adalah acara yang sangat amat berkesan buat aku. Ya nervous nya ya deg-deg an nya.. Dan lain sebagainya. Even resepsi pun aku hanya merasakan 2 jam yang berlalu begitu saja. Senang sih karena buanyaak banget yang datang dan memberikan restu.</p>
<p>Perlu diakui, untuk acara resepsi yang memegang kunci sukses itu adalah katering. Makanan itu nomor satu deh. Makanan enak dan cukup (tidak perlu segitu berlebihnya) juga sudah cukup memuaskan tamu. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Untuk dekorasi pun juga tidak perlu berlebihan, yang penting pilih pelaminan yang paling ok. Soalnya kita akan lebih banyak di foto di pelaminan. Sisanya kalau bagus pun hanya mengundang kekaguman semata saja. Again, yang diingat orang pasti makanannya.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Seriously, nanya pendapat temen-temen soal nikahan aku kemaren komentar pertama itu &#8220;Makanannya enak..&#8221; baru dll nya.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anyway.. despite all of the ups and downs.. I am not regreting our-1-year-preparation (yang menurut beberapa orang berlebihan ). Terserah pendapat kalian saja sih, but sudah lihat hasilnya kan ? And we&#8217;re proud of it. Rasanya puaas banget bisa go through every detail. Bisa kenal banyak orang baru. Bisa belajar banyak mengenai hubungan aku dan mas. Dan yang penting bisa mengoptimalkan segala macam faktor dari persiapan pernikahan kita.</p>
<p>So, buat para calon pengantin lainnya. Walaupun kayanya persiapan nikah itu riweh banget, nikmatin aja deh, insyaAllah cuman sekali seumur hidup repotnya dan kalau sudah melewatinya seperti aku, suka kadang-kadang kangen sendiri.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/24/melihat-ke-belakang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibu Hesti : MC Paling Ciamik</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/03/ibu-hesti-mc-paling-ciamik/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/03/ibu-hesti-mc-paling-ciamik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 08:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggraini Widjanarti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[adat jawa]]></category>
		<category><![CDATA[ibu hesti]]></category>
		<category><![CDATA[MC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/?p=1065</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang saatnya cerita tentang Ibu Hesti. Ibu Hesti ini adalah MC kita sejak dari acara Siraman sampai Resepsi dan Ibu Hesti termasuk salah satu vendor terbaik kita. Ibu Hesti ini rekanan dengan Puri Kamaratih, dan biasanya dimana ibu Kiky merias, Ibu Hesti yang jadi MC nya. Jadi mereka sudah klop satu sama lain.. Ibu Hesti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang saatnya cerita tentang Ibu Hesti. Ibu Hesti ini adalah MC kita sejak dari acara Siraman sampai Resepsi dan Ibu Hesti termasuk salah satu vendor terbaik kita. Ibu Hesti ini rekanan dengan <a href="http://purikamaratih.multiply.com" target="_blank">Puri Kamaratih</a>, dan biasanya dimana ibu Kiky merias, Ibu Hesti yang jadi MC nya. Jadi mereka sudah klop satu sama lain..</p>
<p>Ibu Hesti dulu juga yang jadi MC waktu sepupuku menikah, dan papaku waktu itu jadi panitia, jadi sudah tau deh performance ibu Hesti kayak gimana. Waktu ibu Kiky mengajukan nama ibu Hesti kita sudah gak pikir panjang lagi, langsung kita iyakan.<br />
<span id="more-1065"></span><br />
Ibu Hesti ini orangnya tinggi semampai, cantik, awet muda (gak nyangka sudah mau punya cucu), santun,  baiiikk bangeet, supel dan enak diajak kerja sama. WO ku juga &#8216;lega&#8217; setelah tau kalau MC ku itu Ibu Hesti. Kata mas Soni, ibu Hesti kalau kerja memang TOB dan Profesional banget.. Dan itu terbukti banget saat acara aku.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/03/review-ibu-hesti.jpg"><img class="size-full wp-image-1066 aligncenter" title="Ibu Hesti yang cantiik.." src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/03/review-ibu-hesti.jpg" alt="Ibu Hesti yang cantiik.." width="410" height="307" /></a></p>
<p>Ibu Hesti juga yang meyakinkan aku kalau tidak perlu pakai WO di rumah. Katanya acara dapat di handle oleh ibu Hesti dan Kamaratih. Tadinya sangat menyangsikan, tapi ternyata memang benar loh. Semua acara adat di rumah beres di tangan Ibu Hesti dan Kamaratih. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ibu Hesti datang selalu tepat waktu dan sudah rapih dengan sanggul dan kebayanya yang apik. Kebayanya pun berganti-ganti disesuaikan dengan tema warna tiap acara yang sudah kita tentukan.  Kerjanya pun ciamik banget deeeh.. Begitu datang langsung inspeksi lapangan,cek  kondisi sound system dan segala macamnya. Make sure bahwa acara sudah siap dimulai dan para pemeran adat sudah siap pada posisinya.</p>
<p>Ibu Hesti juga tanggap banget tentang kondisi di lapangan. Kayak menjelang sungkeman, ibu Hesti sadar kalau pelaminan masih plain banget, akhirnya dia inisiatif angkut 2 pot sedap malam yang ada di kamar pengantin untuk di taro di pelaminan. Semata-mata agar pada saat di foto pelaminan tampak tidak terlalu sederhana.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tutur katanya apik tenan dan pintar mengarahkan acara. Dan beliau ini memang spesialis adat Jawa deh. Tiap prosesi dijelaskan artinya jadi buat orang yang non Jawa (yang tidak mengerti bahasa Jawa) bisa mengerti arti dari tiap prosesi. Perhatiannya ke pengantin juga tidak sekedar basa basi pas acara. Kayak seminggu setelah acara ibu Hesti nelpon aku ke rumah sekedar menanyakan kabar ku sama mas. Duh baiknya seneng diperhatikan seperti itu. Sampai-sampai kita bergosip soal belanja Tanah Abang.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pokoknya ibu Hesti very very very recomended deeeh.. Aku kasih nilai <strong>10</strong> juga.. Kerjanya perfect dari awal sampai akhir. Bahkan dari sebelum acara di mulai, ibu Hesti juga membantu aku menyusun <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2008/11/24/update-template-buku-panduan-pernikahan-adat-jawa/" target="_blank">buku panduan ku itu</a>.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  The Best deh. <strong>ON TIME, PROFESIONAL</strong> dan juga <strong>PERFEKSIONIS</strong>.</p>
<p>Buat yang lagi pusing cari MC spesialis Jawa gak usah bingung, kontak Ibu Hesti saja. Dijamin berees deh semua acara&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>MC Ibu Hesti</strong> (0811107361)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/03/ibu-hesti-mc-paling-ciamik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peuseujuk, Upacara Syukuran ala Aceh</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/02/peuseujuk-upacara-syukuran-ala-aceh/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/02/peuseujuk-upacara-syukuran-ala-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 14:52:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Amir Karimuddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[peuseujuk]]></category>
		<category><![CDATA[ruwatan]]></category>
		<category><![CDATA[syukuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/02/peuseujuk-upacara-syukuran-ala-aceh/</guid>
		<description><![CDATA[Nama saya ada Teuku-nya. Orang pertama kali mendengar, melihat, atau membaca pasti langsung menduga bahwa saya adalah orang Aceh, atau setidaknya ada darah Acehnya. Memang benar, secara garis keturunan Ayah, (alm) Kakek saya ke atas adalah orang Aceh. Sayangnya, the worst part adalah ayah tidak pernah diperkenalkan dengan budaya Aceh. Hal itu tentu saja terwariskan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama saya ada Teuku-nya. Orang pertama kali mendengar, melihat, atau membaca pasti langsung menduga bahwa saya adalah orang Aceh, atau setidaknya ada darah Acehnya. Memang benar, secara garis keturunan Ayah, (alm) Kakek saya ke atas adalah orang Aceh. Sayangnya, the worst part adalah ayah tidak pernah diperkenalkan dengan budaya Aceh. Hal itu tentu saja terwariskan ke saya yang punya nama Teuku, tapi belum pernah ke Aceh dan tentu saja tidak bisa berbahasa Aceh. Saya lebih mengerti bahasa Jawa karena selain ibu saya dari Jawa Tengah, saya menghabiskan masa sekolah saya di Malang, Jawa Timur, di mana Bahasa Daerah (Jawa) adalah bahasa ajaran di SD dan SMP.</p>
<p>Setelah &#8220;kembali&#8221; ke Jakarta, keluarga kembali menjalin silaturahmi dengan keluarga Aceh, terutama dengan adik-adik (alm) Kakek. Oleh karena itu tidak heran saat saya akan melangsungkan pernikahan, keluarga besar Aceh ingin mengadakan peuseujuk untuk saya. Peuseujuk sendiri arti harafiahnya saya tidak begitu tahu (sudah googling, katanya sih artinya &#8220;tepung tawar/tawari&#8221;), sementara maksudnya adalah serupa seperti syukuran atau ruwatan. Peuseujuk sendiri diadakan untuk segala acara; Kenaikan pangkat, selamat dari tsunami, keluarga dapat musibah, semuanya. Bahkan saat menyambut Hasan Tiro, pemimpin GAM yang kembali dari Helsinki pun masyarakat Aceh mengadakan peuseujuk terhadapnya.</p>
<p><span id="more-1034"></span></p>
<p>Peuseujuk yang berkaitan dengan pernikahan tentunya berkaitan dengan doa yang dihaturkan untuk calon mempelai supaya kehidupan rumah tangganya bakal berlangsung dengan langgeng dan dijauhkan dari masalah. Opa Yunus, saudara yang memandu acara peuseujuk di rumahku, mewanti-wanti bahwa peuseujuk ini murni berhubungan dengan adat budaya dan tidak ada kaitannya dengan agama.</p>
<p><img src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/03/img-3234-1.jpg" alt="IMG 3234" width="410" height="307" /></p>
<p>Persiapan peuseujuk sendiri tidak sulit. Kebetulan ada saudara yang spesialis mengadakan acara seperti ini, sehingga dekorasi semua berasal dari beliau. Seperti tampak terlihat di gambar atas, dekorasinya terdiri dari latar khas Aceh bermotif songket, merah, kuning, dan hijau; &#8220;pelaminan&#8221; yang berupa semacam kasur dan bantal-bantal; meja kiri untuk tempat bijian, bunga, dan daun; meja kanan untuk tempat makanan nasi kuning ketan, hiasan dinding yang bertuliskan asma Allah; dan bunga sedap malam sebagai hiasan.</p>
<p><object width="400" height="400" data="http://video.google.com/googleplayer.swf?docid=-8421418952463837022&amp;hl=en&amp;fs=true" type="application/x-shockwave-flash"><param name="id" value="VideoPlayback" /><param name="src" value="http://video.google.com/googleplayer.swf?docid=-8421418952463837022&amp;hl=en&amp;fs=true" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<p><object width="400" height="400" data="http://video.google.com/googleplayer.swf?docid=-509356637217610360&amp;hl=en&amp;fs=true" type="application/x-shockwave-flash"><param name="id" value="VideoPlayback" /><param name="src" value="http://video.google.com/googleplayer.swf?docid=-509356637217610360&amp;hl=en&amp;fs=true" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<p>Kegiatan peuseujuk sendiri dapat disaksikan seperti yang dicontohkan di 2 video berikut. Sebelumnya, yang akan di-peuseujuk-i duduk di pelaminan. Berikutnya yang akan mem-peuseujuk-i memulainya dengan menaburkan biji-bijian (ada beras, kedelai, dll) sebanyak tiga kali secara melingkar. Berikutnya menaburkan bunga-bunga secara melingkar sebanyak tiga kali lagi. Terakhir, mencelupkan dedaunan (entah daun apa ya) ke air, kemudian &#8220;dicipratkan&#8221; secara teratur tiga kali. Cara mencipratkannya bisa dilihat di video. Berikutnya orang yang mem-peuseujuk-i akan menyuapkan nasi ketan kuning. Terakhir, memberikan amplop. Alhamdulillah <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Oh ya, yang boleh mem-peuseujuk-i hanyalah pihak wanita, baik &#8220;korbannya&#8221; laki-laki maupun perempuan. Biasanya pihak lelaki (suami) hanya menemani. Dan lagi, tidak hanya orang Aceh yang boleh mengikuti prosesi peuseujuk, karenanya keluarga Jawa juga bisa ikutan. Urutan biasanya dari yang paling tua ke paling muda. Peuseujuk di rumah saya diikuti oleh keluarga Aceh yang terdiri dari adik-adik (alm) Kakek, ibu-ayah, kakak dan adik ayah, Mbah putri, dan kakak-adik ibu.</p>
<p>Di akhir acara, Opa Yunus berpesan kepada calon mempelai untuk mengamalkan ilmu benang, bukan ilmu gunting. Ilmu benang adalah merangkul segala kalangan, karena pernikahan itu menyatukan dua keluarga besar. Sedangkan ilmu gunting justru memotong dan &#8220;memecah belah&#8221; antar keluarga. Semoga kami bisa mengamalkan ajaran tersebut <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/03/02/peuseujuk-upacara-syukuran-ala-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wedding Day Story Part 3 : Acara Resepsi Yang Meriah.. ^_^</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/27/wedding-day-story-part-3-acara-resepsi-yang-meriah/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/27/wedding-day-story-part-3-acara-resepsi-yang-meriah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 02:40:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggraini Widjanarti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Beskap]]></category>
		<category><![CDATA[Dekorasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung]]></category>
		<category><![CDATA[Katering]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia]]></category>
		<category><![CDATA[Tata-Rias]]></category>
		<category><![CDATA[WO]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[balai sudirman]]></category>
		<category><![CDATA[darmasto kusumaningrat]]></category>
		<category><![CDATA[gandrung]]></category>
		<category><![CDATA[interlude]]></category>
		<category><![CDATA[kado istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[panti prajurit]]></category>
		<category><![CDATA[puri kamaratih]]></category>
		<category><![CDATA[resepsi]]></category>
		<category><![CDATA[solo basahan keprabon]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding Organizer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/?p=992</guid>
		<description><![CDATA[Kita selesai acara akad nikah dan panggih sekitar jam setengah 1. Aku sama mas hanya ada waktu sekitar 1 jam deh buat leyeh-leyeh di rumah, sebelum harus ke gedung jam 2. Waktu 1 jam itu cuman cukup buat aku hapus make up dan paes akad, mandi dan sholat. Jam 2 kita udah ke gedung lagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita selesai acara akad nikah dan panggih sekitar jam setengah 1. Aku sama mas hanya ada waktu sekitar 1 jam deh buat leyeh-leyeh di rumah, sebelum harus ke gedung jam 2. Waktu 1 jam itu cuman cukup buat aku hapus make up dan paes akad, mandi dan sholat. Jam 2 kita udah ke gedung lagi deh. Aku sama mas ga bawa apa-apa. Cuman bawa badan dan pake sendal jepit. Huekekekeke.. Semua handphone kita di bawa sama mbak Tami asisten kita.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seharusnya jam 2 sudah sampai di gedung, eeh ini jam 2 baru berangkat. Ahiahiahia.. ya gitu deh, mas Soni WO kita tercinta langsung nelponin kita. Huihihihihi.. Alhamdulillah jalanan gak macet. Jadi pas jam setengah 3 sudah sampai gedung Balai Sudirman.<br />
<span id="more-992"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload1.jpg"><img class="size-full wp-image-993 aligncenter" title="Balai Sudirman" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload1.jpg" alt="Balai Sudirman" width="410" height="256" /></a></p>
<p>Sampai di gedung mas Soni sudah menyambut kita di depan minta. Harusnya sih aku sudah langsung di giring ke ruang rias (fyi, tim kamaratih dan ibu Kiky sudah sampai di gedung sebelum aku datang <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) , tapii aku penasaran setengah mati sama progres dekorasi dan katering gedung. Jadi aku minta sedikit quick tour sama mas Soni. Pas masuk aku merasa senang dengan <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2008/10/09/final-dekorasi-gedung/" target="_blank">dekorasi dari Darmasto</a>. Very classic, anggun dan njawanii.. Just like I want.</p>
<p>Konsep plaza di tengah gedung juga terealisasi dengan bagus. Panggung dengan rapih berada di tengah gedung dan semua panggung yang ada di kiri kanan pelaminan dengan sukses tersingkir semua. Jadinya legaaa.. Duh thanks banget nih buat Kado Istimewa dan Balai Sudirman yang sudah merealisasikan keinginan gw. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Pergola di sepanjang red carpet juga ciamik banget modelnya..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload2.jpg"><img class="size-full wp-image-994 aligncenter" title="dekorasi gedung" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload2.jpg" alt="dekorasi gedung" width="410" height="256" /></a></p>
<p>Yang bikin terharu yaa, ada beberapa item ditambahin sama Darmasto Kusumaningrat. Seperti 2 pergola tenda di meja katering, pohon-pohon tinggi sebagai hiasan di area pesta, back drop star lamp di buat full dan berdasarkan laporan dari WO juga ada beberapa tambahan karangan bunga dan lampu taman. Uhuuuyy&#8230; Dekorasi ruang VIP juga ciamik bangeet.. Aaahh Darmasto Ailafyuuu..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload3.jpg"><img class="size-full wp-image-995 aligncenter" title="Layout Katering" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload3.jpg" alt="Layout Katering" width="410" height="256" /></a></p>
<p>Setelah puas lihat-lihat dekorasi dan layout katering, aku langsung digiring deh ke ruang rias untuk bersiap-siap. Hihihi.. Naah karena aku pakai baju solo basahan keprabon, jadi warna paesnya dibuat hijau. Seperti pakem tradisional yang seharusnya. Hihihi.. Me like it. Jadi ga biasa banget deeeh. Selama di dandanin, aku merem aja. Mengistirahatkan mata. Sama ibu Kiky juga dipijat-pijat. Katanya biar rileks. Kalo si mas lebih enak lagi. Masuk ruang rias, langsung disuruh bobo sama ibu Kiky. Huaaaa ku pengeeeen.. Susye tapinya ya jadi wanita.. Mesti ekstra tenaga biar jadi cantiiik..</p>
<p>Oh iya waktu di dandanin ini juga aku sekalian disuapin makan looh. Katanya pengantin gak boleh lupa makan. Hihihihi.. Untung Gandrung sudah sediakan makan Lontong Cap Gomeh buat panitia. Enyak.. enyak.. enyak.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Alhamdulillah banget yaa, makasih buat ibu Kiky dan mbak Niken, semua perhiasan yang aku pakai saat resepsi itu masih baru loooh. Uhuuuy, jadi masih kincloong. Aduuuh aku jadi makin cintaa sama Kamaratih.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload.jpg"><img class="size-full wp-image-996 aligncenter" title="waktu di rias.." src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload.jpg" alt="waktu di rias.." width="410" height="256" /></a></p>
<p>Selesai di dandanin, giliran aku memakai pakaian solo basahan itu yang ternyata panjang kainnya aja 5 meter looh. Buset deh.. Gak gampang looh makenya. Dan emang harus yang udah jago, biar bajunya itu terlihat singset. Ini yang aku acungin jempol buat tim dari Kamaratih, canggih banget memakaikan Solo Basahan di bodi se bohai gw, tanpa membuat gw jadi kaya kurungan ayam. Seriously, semua ketakutan gw sirna sudah. I looked, anggun.. Just like I want to be on my reception party. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   Si mas juga gagah banget, persis kaya raja Jawa. Mana dia kan emang tinggi yah, jadi mendukung bangeett.. Pas laah..</p>
<p>Selesai berpakaian, aku, mas dan mama papa langsung digiring WO buat foto di pelaminan. Well, ini juga request aku sih. Soalnya supaya make up masih ciamik dan pelaminan juga masih kinclong.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload4.jpg"><img class="size-full wp-image-997 aligncenter" title="foto di pelaminan sebelum acara" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload4.jpg" alt="foto di pelaminan sebelum acara" width="410" height="256" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Setelah selesai foto-foto di pelaminan kita balik lagi ke lobby depan untuk foto studio. Aku juga sempat disuruh istirahat sejenak sih sama ibu Kiky dan di touch up lagi make upnya. Menjelang kirab, aku sama mas kenalan sama cucuk lampahnya, namanya Pak Agung. Kita disuruh latihan jalan kirab lagi deh sebentar. Ternyata ribet juga ya pake basahan. Soalnya ada kain aku yang sengaja dibuat ngepel lantai. Huekekekeke.. Takut keserimpet bo. Tapi lama-lama dapet juga &#8216;feel&#8217; nya.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload6.jpg"><img class="size-full wp-image-999 aligncenter" title="latihan kirab" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload6.jpg" alt="latihan kirab" width="410" height="256" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Kemudian, saatnya menjelang <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2008/11/04/susunan-kirab-pengantin-adat-jawa/" target="_blank">Kirab Pengantin</a> deh. It&#8217;s Showtime.. Alhamdulillah Kado Istimewa sukses memastikan bahwa acara kirab ini tepat waktu. Good job banget deh. Just like we want. Sekitar jam 7 kurang kita sudah start kirab. Jadi nanti para tamu gak pake nunggu lama buat kasih selamat dan makan malam.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload7.jpg"><img class="size-full wp-image-1001 aligncenter" title="Kirab dimulaii..." src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload7.jpg" alt="Kirab dimulaii..." width="410" height="256" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Ada tambahan personil nii di Kirab Pengantin aku. Karena sepupu-sepupu cowok ku datang semuaa dari Semarang, jadinya aku menugaskan de&#8217; Ardhi sama de&#8217; Tommy buat jadi Satrio Kembar. Hihihi jadi berdiri di belakang cucuk lampah persis.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload11.jpg"><img class="size-full wp-image-1002 aligncenter" title="Proses Kirab" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload11.jpg" alt="Proses Kirab" width="410" height="256" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Waktu kirab dimulai, aku sedikit nervous looh. Tapi excited banget.. Dengan dimulai dengan bismillah, alhamdulillah aku dan mas bisa Kirab dengan selamat sampai ke pelaminan. Wuih, seneng juga dilihatin orang-orang. Cuman harus fokus, biar postur berdiri dan gaya jalannya tetap anggun layaknya raja dan ratu Jawa. Hihihihihi&#8230;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload8.jpg"><img class="size-full wp-image-1003 aligncenter" title="akhirnya sampai pelaminan juga ;)" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload8.jpg" alt="akhirnya sampai pelaminan juga ;)" width="410" height="256" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Sampai di pelaminan, baru sadar kalau ternyata sudah banyak tamu yang datang. Tuh kan, untung tepat waktu, kalau gak kan kasian tamu-tamunya pada nungguin. Setelah kirab selesai, dilanjutkan dengan kata sambutan sekaligus doa bersama oleh pakde ku. Abis itu baru deeh salaman dan foto-foto. Interlude langsung bernyanyi dan tamu-tamu sudah dapat menikmati makan malam.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload9.jpg"><img class="size-full wp-image-1004 aligncenter" title="mulai mendapat ucapan selamat" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload9.jpg" alt="mulai mendapat ucapan selamat" width="410" height="256" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Senang sekali banyak tamu yang hadir. Teman-temanku juga banyak yang datang. Teman-teman SMP, SMA, Kuliah, anak-anak WK, anak-anak MOA dan tentunya rekan-rekan kerja aku. Hihihi I feel blessed.. Tamu VIP juga 90 % hadir. Dan banyak sekali saudara yang datang. Lega kalau ternyata perjuangan selama setahun ini terbayar sudah. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload10.jpg"><img class="size-full wp-image-1005 aligncenter" title="teman-teman... ^_^" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload10.jpg" alt="teman-teman... ^_^" width="410" height="256" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Pas menjelang jam setengah 9, aku sempat panik karena melihat gubukan di depan pelaminan sudah habis. Wats ? Huhuhuhuhu, namun begitu melihat buffet masih banyak. Fiuuuh langsung lega. Ternyata makanan masih cukup. Alhamdulillah.Emang sih tamu yang datang buanyaak bangeet. Kalau dilihat hitungan orang gedung dan WO, memang hampir 95% tamu datang. Alhamdulillah. Kata orang <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2009/01/11/final-susunan-menu-gandrung-di-gedung/" target="_blank">Gandrung</a> juga bersyukur karena tamu banyak yang datang, jadi makanannya tidak berlebih banyak. Hehehehe.. Gandrung gitu looh insyaAllah makanan cukup deh. Masih banyak juga yang bisa dibawa pulang sama saudara.. Jadi langsung deh dibagiin.</p>
<p style="text-align: left;">Oiya, kita juga dapat spesial dessert strawberry cream yang yummeeh dari Gandrung plus pyrex tempat dessertnya. Katanya sih souvenir dari Gandrung. Wuiiih asiikk. Thank u yaaah. Gandrung performnya mantaab. Semua orang bilang makanannya enak-enak.. Yuhuuu&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Nah kita juga ada acara lempar teddy bear looh. Yaa secara aku pakai basahan ga bisa bawa <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2008/08/13/tentang-hand-bouquet/" target="_blank">hand bouquet</a>. Humm bisa aja siih cuman jadi gak matching.com bukan ? Hihihi jadi kata mbak Elisa, suruh lempar teddy bear saja. Teddy bearnya compliment dari Kado Istimewa, dan ini semua usulan dari Kadi Istimewanya. Pas lihat teddy bear, iii lucu bangeet, gak rela di lempar. Ahiahiahiahiahia.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload12.jpg"><img class="size-full wp-image-1006 aligncenter" title="acara lempar teddy bear" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload12.jpg" alt="acara lempar teddy bear" width="410" height="256" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Pas waktu kita melempar teddy bear, aku lupa kalau baju ku itu di pentulin, jadi pas melempar tidak bisa maksimal. Huekekekekeke. Saking hebohnya melempar juga, ada satu bunga mawar di rambutku yang lepas. Hihihihi.. Geloo.. Yang dapat sih si Mira. Sepupunya si mas, yang sudah baik hati bantuin kita jadi penerima buku tamu.. Emang rejekinya itu anak. Oiya, yang dapat teddy bear ini, dapat hadiah voucher belanja SOGO dari kita.. Uhuy kaan.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload5.jpg"><img class="size-full wp-image-1007 aligncenter" title="para penerima tamu yang cantik-cantik.." src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/upload5.jpg" alt="para penerima tamu yang cantik-cantik.." width="410" height="256" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Kita turun pelaminan sekitar jam setengah 10. Langsung deh makan di tempat VIP. Mas pelayan Gandrung baik banget, katanya mbak mau apa kita ambilin, jadi duduk aja. Asiiik, aku langsung bilang dim sum sama kambing gulingnya Gandrung. Enyak.. enyaaak.. enyaak. Abis itu aku juga bilang mau roast beef andalan Gandrung. Maknyuuuusss&#8230; Aku makan sampai kekenyangan, sampai susah bergerak. Huekekekekeke&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Setelah itu langsung ke ruang rias lagi deh buat ganti baju dan copot sanggul serta perhiasan. Mbak Ami dan Mbak Oka masih setia nungguin kita. Hihihihi.. Sampai rumah rasanya badan cuapeeeeeekkk buangeet. Langsung tepar deh kita. Dan besoknya packing-packing buat siap-siap <a href="http://the.karimuddin.com/tag/honeymoon/" target="_blank">hanimuun </a>deeeh.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">Thanks yaah buat semua yang sudah datang.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Untuk foto-foto lainnya dapat dilihat <a href="http://dadidedo.multiply.com/photos/album/36/Resepsi_Anggi_Amir_14_Februari_2009" target="_blank">disini</a> yaaah..</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/27/wedding-day-story-part-3-acara-resepsi-yang-meriah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wedding Day Story Part 2 : Upacara Panggih Yang Sangat Berkesan</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/26/wedding-day-story-part-2-upacara-panggih-yang-sangat-berkesan/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/26/wedding-day-story-part-2-upacara-panggih-yang-sangat-berkesan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 17:23:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggraini Widjanarti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Beskap]]></category>
		<category><![CDATA[Dekorasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Katering]]></category>
		<category><![CDATA[Kebaya]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia]]></category>
		<category><![CDATA[Tata-Rias]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[akad nikah]]></category>
		<category><![CDATA[bunga-bunga decoration]]></category>
		<category><![CDATA[caterindo]]></category>
		<category><![CDATA[ibu hesti]]></category>
		<category><![CDATA[ibu Kiky Soekanto]]></category>
		<category><![CDATA[panggih]]></category>
		<category><![CDATA[payu foto]]></category>
		<category><![CDATA[puri kamaratih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/?p=974</guid>
		<description><![CDATA[Setelah si mas berganti dengan beskap pengantin, baru deh upacara panggih dapat dimulai. Upacara Panggih ini sebenarnya asli tradisi Jawa untuk pengantin. Jadi kan kalau dalam Islam itu sah nya setelah Ijab Kabul. Kalau tradisi masyarakat Jawa, sah nya itu setelah dilakukan upacara panggih. I love upacara panggih karena mempunya makna yang segudang dan dalam. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah si mas berganti dengan beskap pengantin, baru deh upacara panggih dapat dimulai. Upacara Panggih ini sebenarnya asli tradisi Jawa untuk pengantin. Jadi kan kalau dalam Islam itu sah nya setelah Ijab Kabul. Kalau tradisi masyarakat Jawa, sah nya itu setelah dilakukan upacara panggih. I love upacara panggih karena mempunya makna yang segudang dan dalam. I will tell u all in the detail arti dari setiap prosesi yang dilakukan.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Upacara panggih didahului dengan <strong>Upacara Pasrah Sanggan</strong>. Ini adalah acara dimana wakil ibu dari mempelai pengantin pria menyerahkan tebusan pisang sanggan kepada mama saya. Pisang sanggan ini adalah syarat utama sebelum upacara panggih di mulai. Setelah dilihat syaratnya sudah lengkap, pisang sanggan ini diserahkan kepada Anggoro, adikku. Dan prosesi berikutnya bisa di mulai.<br />
<span id="more-974"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-12.jpg"><img class="size-full wp-image-975 aligncenter" title="pasrah sanggan" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-12.jpg" alt="pasrah sanggan" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Prosesi berikut adalah<strong> prosesi tukar kembang mayang</strong>, yaitu penukaran sepasang kembar mayang dari mempelai wanita dengan sepasang kembar mayang dari mempelai pria. Kembar mayang ini menurut mitos Jawa dinamakan Dewandaru dan Kalpandaru. Dewandaru mempunyai arti wahyu pengayoman. Maknanya adalah agar pengantin pria dapat memberikan pengayoman lahir batin kepada keluarganya. Sedangkan Kalpandaru, berasal dari kata kalpa yang artinya langgeng dan daru yang berarti wahyu. Maksudnya adalah wahyu kelanggengan, yaitu agar kehidupan rumah tangga dapat abadi selamanya.</p>
<p>Para pembawa kembar mayang ini adalah sahabat-sahabat baik kita. Para wanita mengenakan kebaya cantik warna hijau segar dan para pria mengenakan beskap berwarna hijau juga. Gosh, they all looked gorgeous.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Pada saat acara tukar kembar mayang, antara kembar mayang dari pihak mempelai wanita dan mempelai pria, ujung-ujung kembar mayangnya diadu, pertanda memadu kasih antara pihak wanita dan pria. Baru kemudian ditukar.</p>
<p>Sepasang kembar mayang ditaruh di depan pelaminan. Kemudian sepasang kembar mayang ditaruh di dekat meja penerima tamu. Setelah panggih kembar mayang tersebut kemudian dibuang di perempatan jalan dekat rumah. Naah pada saat membuang sepasang kembar mayang dari pihak wanita, kedua buah bokor dan 2 buah nanas yang ditancapkan diatas kembar mayang, dibawa kembali ke rumah pengantin wanita. Konon katanya, yang memakan buah nanas dari kembar mayang ini akan cepat mendapatkan momongan. Jadi setelah acara selesai aku langsung disuruh mam nanas itu. Hasilnya, we&#8217;ll see yaaah.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-13.jpg"><img class="size-full wp-image-976 aligncenter" title="pasukan kembar mayang nan hijauu.." src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-13.jpg" alt="pasukan kembar mayang nan hijauu.." width="410" height="307" /></a></p>
<p>Setelah upacara tukar kembar mayang selesai baru deeehh Upacara Panggih dimulai. Dibuka dengan <strong>Upacara Balangan Gantal</strong>. Hihihi disini aku udah seneng banget, soalnya bisa ketemu si maaass&#8230; ^_^Aku dan mas dipertemukan di teras rumah, tentunya sambil diapit oleh wakil kedua bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah mantu yaah. Setelah dekat dengan jarak kira-kira 3 meter kita masing-masing  melempar gantalan. Gantalan itu terbuat dari sirih dan konon katanya yang melempar terlebih dahulu (dan kena ke tubuh pasangannya) akan &#8220;mendominasi&#8221; rumah tangganyaa.. Huehehehehe. Jadii para bude ku itu udah ribut agar aku lempar duluaan. Hihihi hasilnya. Akuuu yang menaaangg.. ^_^. Belakangan si mas protes ko gak dikasih tau sii kalau mesti duluan. Hihihihi kata si mama.. &#8221; Itu kan rahasia perempuan&#8230;&#8221; Tentunya disusul dengan tawa kemenangan dari akuu.. Huekekekekekekeke&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-14.jpg"><img class="size-full wp-image-977 aligncenter" title="upacara balangan gantal" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-14.jpg" alt="upacara balangan gantal" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Upacara ini mengandung arti bahwa suatu peristiwa yang sekilas namun tidak dapat diulangi lagi. Sirih yang diikat sebagai gantal juga menandakan bahwa pengantin wanita dan pria sudah terikat dan akan menikmati pahit dan nikmatnya dunia bersama-sama. Sirih ini juga menandakan rasa pahit/getir. Seharusnya sih pengantin wanita mengarahkan gantal ke lutut pengantin pria. Namun karena aku kaget diburu-buru lempar sama bude, jadinya kena ke dadanya si mas deeh.. Hihihihi.. Dan harusnya kiri kanan, aku malah satu tangan mulu. Huekekekeke.. Maap yak, soalnya nerpes campur shock. Huekekekekeke&#8230;</p>
<p>Kemudian setelah upacara balangan gantal dilanjutkan dengan <strong>Upacara Mecah Wiji Dadi / telur ayam</strong>. Telur ayam disini melambangkan agar kedua pengantin dapat mempunyai keturunan. Telur ayam juga melambangkan manunggalnya pria dan wanita seperti pecahnya telur berupa putih dan merah. Putih menggambarkan pria dan merah menggambarkan wanita.</p>
<p>Disini si mas akan menginjak telur ayam. Dan aku akan jongkok untuk membasuh kaki si mas dan kemudian dibersihkan dengan handuk yang tersedia.  Ini menandakan tanda bakti pengantin wanita kepada pengantin pria, ini juga menandakan bahwa segala kesalahan pengantin pria sudah dimaafkan oleh pengantin wanita (mensucikan). Kemudian si mas membantu aku untuk berdiri dan membimbingnya di sisi kirinya..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-15.jpg"><img class="size-full wp-image-978 aligncenter" title="upacara mecah wiji dadi" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-15.jpg" alt="upacara mecah wiji dadi" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Upacara selanjutnya adalah <strong>Upacara Sindur Binayang</strong>. Pada upacara ini aku dan mas dikemuli sindur oleh mamaku dan berjalan menuju ke pelaminan didahului oleh papaku. Mama berjalan di belakang aku dan mas sambil merangkul bahu kita. Makna dari upacara ini adalah kedua orang tua memberikan &#8216;panjurung donga pangestu&#8217; kepada kedua anaknya. Bapak memberikan Suri Tauladan dengan harapan pengantin pria dapat menjadi Suri Tauladan yang lebih baik kepada istrinya. Dan Ibu memberikan dorongan/dukungan kepada kedua pengantin.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-16.jpg"><img class="size-full wp-image-979 aligncenter" title="upacara sindur binayang" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-16.jpg" alt="upacara sindur binayang" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Setelah sampai di kursi pelaminan, papaku duduk di kursi pengantin. Kemudian aku dan mas disuruh duduk dipangkuan kanan dan kiri papa. Si mas di sebelah kanan dan aku di sebelah kiri. Kemudian si mama berdiri di depankita sambil bertanya &#8220;ABOT ENDI PAK ??&#8221; (terjemahannya : &#8220;BERAT YANG MANA PAK ?&#8221;) dan kemudian si papa menjawab &#8220;PADA ABOTE BU&#8221; (terjemahannya : &#8220;BERATNYA SAMA BU..&#8221;).  Ini namanya <strong>Upacara Bobot Timbang / Pangkon</strong>. Upacara ini mengandung makna bahwa antara anak sendiri dengan anak menantu bagi orangtua tidak ada bedanya.</p>
<p>Selesai dengan acara menimbang aku dan mas, papa berdiri dihadapan aku dan mas untuk melaksanakan <strong>Upacara Tanem</strong>, yakni menundukan aku dan mas diatas pelaminan dengan jalan meletakkan tangan kiri diatas bahu kiri aku dan tangan kanan di atas bahu kanan si mas. Upacara ini mengandung makna bahwa orang tua mendoakan kedua mempelai untuk hidup rukun bahagia dan sejahtera sampai kaken-kakaen dan ninen-ninen.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-17.jpg"><img class="size-full wp-image-980 aligncenter" title="upacara timbang pangkon dan tanem" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-17.jpg" alt="upacara timbang pangkon dan tanem" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Upacara selanjutnya cukup segar niih soalnya <strong>Upacara Ngunjuk Rujak Degan</strong>. Hihihi disini dimulai oleh papa dan mama minum rujak degan yang dilanjutkan dengan pertanyaan si mama kepada papa &#8220;KEPRIYE RASANE PAK ?&#8221; (terjemahan: &#8220;RASANYA BAGAIMANA PAK  ?&#8221;) Si papa kemudian menjawab &#8220;SEGER SEMIYAH SUMORAMBAH WONG SAK OMAH BU&#8221;. Kemudian diteruskan mama dan papa minum 3 sendok dan dilanjutkan oleh aku dan mas masing-masing tiga sendok. Cuman pas kasusnya aku si mas kayana haus deh, jadina dihabisin sama dia. Huekekekekeke.. Makna upacara ini adalah membersihkan dan menyegarkan tubuh serta jiwa.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-18.jpg"><img class="size-full wp-image-981 aligncenter" title="minum rujak degan" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-18.jpg" alt="minum rujak degan" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Setelah si mas gak haus lagi, saatnya si mas bertanggung jawab untuk menafkahi aku. Huekekekeke.. Ini arti dari <strong>Upacara Kacar Kucur</strong>. Si mas menuangkan kacar-kucur kepangkuan aku secara hati-hati dan tidak boleh ada yang ketinggalan atau tercecer. Si mas memberikan seluruh hasil jerih payahnya ke aku  namun aku juga harus dapat menjaga hasil jerih payahnya agar tidak terbuang sia-sia. Setelah kacar kucur diterima semuanya, kemudian selanjutnya diserahkan ke mama untuk disimpan baik-baik. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-20.jpg"><img class="size-full wp-image-982 aligncenter" title="upacara kacar kucur" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-20.jpg" alt="upacara kacar kucur" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Karena kita lapar, jadinya kita mam dulu deeeh.. Gak deng, maksudnya <strong>Upacara Dulangan / Dahar Klimah</strong>. Aku dan mas saling suap menyuapi nasi punar (nasi temanten), sebanyak tiga kali dengan menggunakan tangan. Tata cara ini melambangkan cumbu rayu dan saling memadu kasih antara kedua mempelai.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-21.jpg"><img class="size-full wp-image-983 aligncenter" title="upacara dahar klimah" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-21.jpg" alt="upacara dahar klimah" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Setelah kita kenyaang.. Hihihihi.. baru deh papa mama menjemput papa dan mama nya si mas. Namanya <strong>Upacara Jemput Besan Martuwi</strong>. Hihihi.. Mama-mama ku cantik-cantik yhaaa.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-22.jpg"><img class="size-full wp-image-984 aligncenter" title="jemput besan" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-22.jpg" alt="jemput besan" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Kemudian saatnya aku dan mas memasang cincin kawin deeh / <strong>Upacara Rasuk Kalpiko</strong>. Tinggal ditukar saja ke jari manis tangan kanan.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-23.jpg"><img class="size-full wp-image-985 aligncenter" title="pasang cincin kawin" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-23.jpg" alt="pasang cincin kawin" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Karena papa dan mama kita sudah komplit di pelaminan, saatnya aku dan mas sungkeman deeeh.. Disinii niih penuh perjuangan buat aku. Secara yaaa kainnya sempit bangeet. Jadi waktu jalan jongkok susahnya ampun ampun. Akhirnya ngesot dikit deh biar bisa sampai sungkemannya. Huekekekeke.. Sungkeman ini dimulai dengan sungkeman kepada papa mama ku baru kemudian ke papa mama nya si mas.</p>
<p>Pada waktu sungkeman ini, keris si mas harus dilepaskan begitu juga selop aku dan mas. Pada saat sungkeman saat akad nikah sudah gak ada lagi deh rasa sedih (soalnya sudah habis-habisan pada saat siraman). Kita sudah bahagia dan mohon doa restu ke kedua orang tua.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-24.jpg"><img class="size-full wp-image-986 aligncenter" title="Sungkeman" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-24.jpg" alt="Sungkeman" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Selesai sungkeman, dilanjutkan dengan <strong>Upacara <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2009/01/25/prosesi-bubak-kawah-dan-kerusuhan-yang-akan-terjadi/" target="_blank">Bubak Kawah</a> </strong>deeh.. Hihihi calon korban disini adalah si Anggoro (adekku). Si Anggoro akan membawa bubak kawah ke tengah tamu-tamu untuk diperebutkan. Aku suka banget sama bubak kawah dari Kamaratih. Dibungkus hijau dengan hiasan bunga warna kuning. Cantiiikk bangeeett&#8230; Waktu bubak kawah ini rusuh bener deeh membuat keramaian sampai terdengar di area pelaminan. Saking penasarannya si mama sampai menyibak kain di samping pelaminan agar kita dapat melihat cctv nya.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   Komentar si Anggoro cuman satu &#8220;BUSET DEH, PADA BRUTAL AMAT SIIIH&#8230; &#8220;  <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  .</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-28.jpg"><img class="size-full wp-image-987 aligncenter" title="upacara bubak kawah" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-28.jpg" alt="upacara bubak kawah" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Bubak Kawah selesai tinggal <strong>Upacara <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2009/01/13/proses-tumplak-punjen-dan-doorprize-p/" target="_blank">Tumplak Punjen</a></strong> deh. Awalnya sih serius. Aku, mas dan Anggoro duduk berjejeran. Kemudian si Anggoro membaca teks tumplak punjen dan di balas oleh si papa. Kemudian aku, mas dan Anggoro sungkem kepada papa mama dan kemudian kita bertiga diberikan semacam &#8220;uang jajan terakhir&#8221; yang tidak boleh dibelanjakan. Kemudian setelah itu si mama dan papa membagikan pundi-pundi kepada para sesepuh pertanda ini adalah acara mantu mereka yang terakhir. Dan diakhiri dengan acara saweran deeh.. Bagi-bagi kepada tamu. Disini juga seru beneer deeh..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-26.jpg"><img class="size-full wp-image-988 aligncenter" title="Sungkem Upacara Tumplak Punjen" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-26.jpg" alt="Sungkem Upacara Tumplak Punjen" width="410" height="307" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-27.jpg"><img class="size-full wp-image-989 aligncenter" title="lempar sawer" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-27.jpg" alt="lempar sawer" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Alhamdulillah setelah tumplak punjen selesai, selesai pula acara panggih pengantin yang sangat berkesan. ^_^ Setelah itu saatnya foto-foto deh kitaaa dan tamu di persilahkan untuk memberikan ucapan selamat dan menikmati hidangan yang sudah tersedia&#8230;. Uhuuuyy.. Caterindo perform bagus juga. Semua bilang makanannya enyaak dan maknyuuuss.. Terutama Chicken Steak dan Nasi Liwetnya. Huekekekekeke.. Alhamdulillah deh, gak salah pilih vendor kita. Si mama juga memuji rasanya caterindo. Huhuhuhu syenaaaang.. Caterindo and team thanks so much yaaa.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-30.jpg"><img class="size-full wp-image-990 aligncenter" title="nu familia.." src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-30.jpg" alt="nu familia.." width="410" height="307" /></a></p>
<p>More about the pictures bisa di cek di<a href="http://dadidedo.multiply.com/photos/album/35/Akad_Nikah_dan_Panggih_Anggi_Amir_14_Februari_2009" target="_blank"> sini </a>yhaa..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/26/wedding-day-story-part-2-upacara-panggih-yang-sangat-berkesan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wedding Day Story Part 1 : Akad Nikah Yang Mendebarkan</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/25/wedding-day-story-part-1-akad-nikah-yang-mendebarkan/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/25/wedding-day-story-part-1-akad-nikah-yang-mendebarkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 14:40:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggraini Widjanarti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Beskap]]></category>
		<category><![CDATA[Dekorasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[KUA]]></category>
		<category><![CDATA[Kebaya]]></category>
		<category><![CDATA[Mahar]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[bunga-bunga decoration]]></category>
		<category><![CDATA[ijab kabul]]></category>
		<category><![CDATA[kamaratih]]></category>
		<category><![CDATA[sighat taklik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/?p=960</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya hari pernikahanku dimulai dengan cukup kocak. Seharusnya aku sudah harus bangun dari jam setengah 4 pagi. Namun karena aku tepar banget dari semalam, jadi keasikan tidur dan aku inget banget lagi ngimpi nungguin si mas karena mau pergi nonton huehehehehehe&#8230; Sayup-sayup terdengar ada orang yang ketok pintu. Terus gak lama kemudian baru sadar. Oh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya hari pernikahanku dimulai dengan cukup kocak. Seharusnya aku sudah harus bangun dari jam setengah 4 pagi. Namun karena aku tepar banget dari semalam, jadi keasikan tidur dan aku inget banget lagi ngimpi nungguin si mas karena mau pergi nonton huehehehehehe&#8230; Sayup-sayup terdengar ada orang yang ketok pintu. Terus gak lama kemudian baru sadar. Oh my God, jam berapa ini.. Pas bangun langsung buka pintu, tim Kamaratih sudah ada di depan kamar. Huahahahahaha.. Nengok kiri kanan si mama papa juga belum bangun. Langsung deh ngibrit ke rumah sebelah buat bangunin mama papa. Huekekekeke..</p>
<p>Gak lupa saat itu nge batin &#8220;Ya Allah, hari ini aku beneran mau nikah ya.. &#8221; Hihihihi.. Antara nyawanya belum kumpul bener pokoknya langsung mandi dan siap untuk di dandanin oleh tim dari Kamaratih. Gak lama kemudian rumah baru deh terdengar ramai. Oh iya, pas ke kamar mandi aku juga terpesona dengan pelaminan yang sudah cantik ajaa gitu dan meja akad nikah juga sudah manis di hias oleh Bunga-Bunga Decoration. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
<span id="more-960"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-1.jpg"><img class="size-full wp-image-961 aligncenter" title="meja akad nikah dan dekorasi tenda yang sudah cantiik.." src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-1.jpg" alt="meja akad nikah dan dekorasi tenda yang sudah cantiik.." width="410" height="307" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-962" title="pelaminan :)" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-4.jpg" alt="pelaminan :)" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Karena masih ngantuk bangeet, ibu Kiky suruh aku bobo dulu saja sambil di rias. Terus aku di riasnya gak boleh ngadep kaca. Hihihihi&#8230; Yah aku bobo deh. Cuman berasa kalau lagi di lukis paesnya, tangan dan kakinya lagi dipasangin kutek dan muka lagi di lukis oleh ibu Kiky.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1.jpg"><img class="size-full wp-image-963 aligncenter" title="proses paes dan make up" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1.jpg" alt="proses paes dan make up" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Pas muka sudah selesai di rias aku baru boleh deh nengok ke kaca. Pas lihat kaca.. Subhanallah.. Aku sampai pangling sama muka ku sendiri. Duuuh hasil riasan Kamaratih apiiikk bangeeettt.. Dan paesnya pun halus bangeeett..ngett..ngeett.. Ibu Kiky is the best deeeh.. Gak salah pilih perias aku. Mukaku terlihat cantik, ayu dan yang terpenting njawani bangeeett.. Ibu Kiky juga selalu memastikan aku rileks dan gak tegang. Karena berasa aku masih tegang, sebelum di pasang konde nya, aku disuruh stretching dulu deh. Di pijat-pijat juga sampai aku keenakan. Duuh enak banget deeh sama Ibu Kiky. Belum lagi wejangan-wejangannya.. Ini bener-bener vendor ku yang terbaik. Asisten-asistennya beliau juga asik banget dan rapih kerjanya. Ibu Kiky juga PERFEKSIONIS bangeet.. Kalau konde miring dan sasakannya gak bagus dibuat sama asistennya, sama ibu Kiky disuruh bongkar ulang semuanya. Pokoknya sampai baguuuusss..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-2.jpg"><img class="size-full wp-image-964 aligncenter" title="disuruh stretching dan dipijat-pijat sama ibu kiky" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-2.jpg" alt="disuruh stretching dan dipijat-pijat sama ibu kiky" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Tadinya kan aku takut ya kalau konde dan perhiasan kepalanya akan berat (seperti cerita pengantin yang lain). Namun ibu Kiky meyakinkan kalau kita mohon doa sama Allah dan pasrah, insyaAllah apapun itu akan di permudah. Jadi sebelum pasang konde, aku disuruh doa dulu, mohon agar dipermudah memakan kondenya. Alhamdulillah banget looohh aku benar-benar tidak merasa berat pakai konde ban vespa itu.. Hihihihi.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-3.jpg"><img class="size-full wp-image-965 aligncenter" title="pasang konde " src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-3.jpg" alt="pasang konde " width="410" height="307" /></a></p>
<p>Sekitar jam 7an aku sudah selesai didandani dan berbusana. Suasana di rumah makin ramai, dan di luar terdengar ibu Hesti sedang check sound system dan sedang ada gladi resik untuk para pembawa kembar mayang. Hehehe Alhamdulillah banget, my dearest best friends datang tepat waktu untuk gladi resik pembawa kembar mayang.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Bahkan ada temanku yang dari Kupang, bela-belain datang untuk ikutan berpartisipasi. Nyoo&#8230; Thank you bangeeett yaaah.. *BIG HUGG&#8230;</p>
<p>Pas aku sedang menunggu di kamar pengantin, mereka semua pada masuk. Huaaaa aku terharu bangeet.. Yang cewek-cewek sudah cantik-cantik banget dengan busana dan tata rias Jawa. Dan para pria gantengg sekali dengan beskapnya. Thank u banget ya Ami, Vita, Meti, Yoga, Michel, Ihsan, Bayu dan Max for making our special day fantastic.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Dengan kehadiran kalian, jadi membuat hari bahagia aku dan mas semakin spesial.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Oh iya, lupa cerita kalau tema warna akad nikah kita ada pink hijau. Untuk para pemeran adat berbusana hijau semua. Untuk keluarga aku berbusana warna pink. Sedang untuk keluarga si mas berbusana warna cream.</p>
<p>Sekitar jam 8 pagi semua di rumah sudah bersiap-siap untuk menyambut keluarga si mas. Karena ada mis komunikasi, jadi acara telat sedikit sekitar 15 menit. But dats ok, masih sangat tolerable. MC sudah announce kalau keluarga CPP sudah berada di rumah singgah dan acara akan segera dimulai.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-5.jpg"><img class="size-full wp-image-966 aligncenter" title="tamu-tamu sudah mulai datang" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-5.jpg" alt="tamu-tamu sudah mulai datang" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Mas datang dengan <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2009/01/20/busana-pengantin-pria-aceh/" target="_blank">berbusana pengantin Aceh</a> warna hijau diapit oleh Pakde Anto yang berbusana Beskap Jawa dan Opa Rizal yang berbusana Baju Lakha. Hihihi kelihatan kalau mas itu hasil campuran Aceh dan Jawa.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Rombongan si mas juga tidak kalah banyak looo.. Hihihihi seru deh pokoknya..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-6.jpg"><img class="size-full wp-image-967 aligncenter" title="rombongan keluarga si mas" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-6.jpg" alt="rombongan keluarga si mas" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Begitu sampai di depan rumah, rombongan si mas disambut dengan gending pengantin. Langsung deh upacara serah terima di mulai. Yang tadinya si mas di apit oleh Pakde Anto dan Opa Rizal, langsung di serahkan ke pihak keluarga aku, yaitu Pakde Adang dan Pakde Jo kemudian digiring ke kursi akad nikah. Hihihi.. kamu kaya terdakwa gitu deh mas.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Aku sendiri sih masih tenang-tenang saja di dalam, namun terus diingatkan sama ibu Kiky untuk zikir terus dan minta kemudahan dan kelancaran oleh Allah SWT.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-7.jpg"><img class="size-full wp-image-968 aligncenter" title="terdakwa kita memasuki ruangan sidang" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-7.jpg" alt="terdakwa kita memasuki ruangan sidang" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Sebelum akad nikah di mulai dilakukan terlebih dahulu Upacara Mohon Ijin Menikah. Yah ini dikarenakan aku tidak disandingkan dengan si mas pada saat akad nikah. Mama Papa dan Penghulu mendatangi aku ke kamar pengantin untuk mendengarkan permintaan aku. Pada kesempatan ini aku <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2008/10/27/permohonan-calon-pengantin-wanita-sebelum-ijab-kabul/" target="_blank">memohon ijin menikah</a> kepada mama papa. Naah disini juga ada yang kurang. Huekekeke, secara yaa selama ini aku ribet dengan segala macam teks bacaan untuk papa, mama, pakde dan mas. Teks bacaan aku pas permintaan ijin ini malah aku lupa buaaat.. Uedaaan. Untung penghulu ada teksnya. Tapiii itu kan titik-titik semua nama mas, nama papa mas dan mas kawinnya. Tapi alhamdulillah, karena aku sering menulis tentang <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/category/mahar/" target="_blank">mas kawin kita</a>. Alhamdulillah jadi hapaaal dan lancaar di bacanya&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Setelah itu baru penyelesaian administrasi deeh. Pada saat permintan izin ini, aku sama papa sudah tegar tapi si mama yang berkaca-kaca&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-8.jpg"><img class="size-full wp-image-969 aligncenter" title="minta izin ke papa.." src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-8.jpg" alt="minta izin ke papa.." width="410" height="307" /></a></p>
<p>Permintaan ijin aku selesai, jeng..jeng..jeng..jeng.. ini dia pertunjukan utamanya akan segera dimulaaiii&#8230; Buseeett yaaa disini deh segala rasa mulai gak karuan datangnya. Antara mual, eneg, seneng, excited dan yang jelas dag dig dug gak karuan. Apalagi kan aku gak bisa melihat langsung, jadi benar-benar mengandalkan indra pendengaran saja. Rasanyaa buseeett benar-benar tidak terlukiskan deeh. Pas dengar aba-aba penghulu untuk segera dimulai, langsung deh aku mengucap zikir terus agar diberi kemudahan<a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2008/09/26/ijab-kabul-nanti/" target="_blank"> ijab kabul</a> ini. Papa memulai kalimat ijab dengan lancar tanpa kesalahan yang langsung disambar dengan kalimat kabul si mas yang alhamdulillah tegas, jelas dan santun dengan satu tarikan nafas. Alhamdulillaaaahhh.. Pada saat mas mengucap kalimat ijab kabul dengan sukses, ya Allah ini badan rasanya kaya mau meledak. Dan abis itu rasanya sangaaaaaaaaaatttttt bahagiaaaaaaaa&#8230; Tidak tergambarkan deh rasa bahagianya. Gak ada hentinya mengucap syukur kepada Allah karena semuanya diberi kemudahan..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-9.jpg"><img class="size-full wp-image-970 aligncenter" title="ijab kabul yang sakral" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-9.jpg" alt="ijab kabul yang sakral" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Setelah ijab kabul selesai, dilanjutkan dengan pembacaan taklik oleh mas dan penyelesaian administrasi.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Inget ya jeng jeng calon pengantin lainnya, minta si mas nya untuk bacain sighat taklik nyaa.. Soalnya menurut bapak penghulu sekarang sudah tidak wajib buat para pengantin pria untuk baca sighat taklik setelah ijab kabul. Beuuh bisa gitu yaa, padahal kan itu semacam janji yang dibacakan di depan umum, biar para pria itu tidak sembarangan kalau mau melanggarnya, soalnya kan malu udah janji di depan umum.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Btw si bapak penghulu aku dan mas keren banget ya gayanya. Usut punya usut ternyata kemeja dan dasinya dibeliin sama bulek ku yang PIC penghulu.. Uhuuuyy.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-10.jpg"><img class="size-full wp-image-971 aligncenter" title="pembacaan sighat taklik dan penyelesaian administrasi" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-10.jpg" alt="pembacaan sighat taklik dan penyelesaian administrasi" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Kemudian akad nikah di akhiri dengan pemberian buku nikah dan penyerahan mas kawin deeh.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-11.jpg"><img class="size-full wp-image-972 aligncenter" title="penyerahan buku nikah dan mas kawin" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/akad-nikah-anggi-amir-14-februari-2009-part-1-11.jpg" alt="penyerahan buku nikah dan mas kawin" width="410" height="307" /></a></p>
<p>Selanjutnya.. Upacara Panggih akan segera dimulai namun si mas harus berganti pakaian dahulu menjadi beskap deeh.. Stay tune&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/25/wedding-day-story-part-1-akad-nikah-yang-mendebarkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pre Wedding Ceremony Part 3 : Malam Midodareni</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/25/pre-wedding-ceremony-part-3-malam-midodareni/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/25/pre-wedding-ceremony-part-3-malam-midodareni/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 05:45:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggraini Widjanarti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Beskap]]></category>
		<category><![CDATA[Dekorasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Katering]]></category>
		<category><![CDATA[Kebaya]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia]]></category>
		<category><![CDATA[Seserahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tata-Rias]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[angsul-angsul]]></category>
		<category><![CDATA[bunga-bunga decoration]]></category>
		<category><![CDATA[caterindo]]></category>
		<category><![CDATA[kamaratih]]></category>
		<category><![CDATA[kancing gelung]]></category>
		<category><![CDATA[midodareni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[Malam midodareni adalam malam menjelang ijab kabul dan panggih. Menurut masyarakat Jawa, pada malam midodareni ini para bidadari dari kayangan akan turun ke bumi dan bertandang ke kediaman calon pengantin wanita, untuk menyempurnakan dan mempercantik calon pengantin wanita. Untuk riasan pada malam midodareni ini, calon pengantin wanita biasanya tidak di dandani se optimal mungkin. Tetap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam midodareni adalam malam menjelang ijab kabul dan panggih. Menurut masyarakat Jawa, pada malam midodareni ini para bidadari dari kayangan akan turun ke bumi dan bertandang ke kediaman calon pengantin wanita, untuk menyempurnakan dan mempercantik calon pengantin wanita.</p>
<p>Untuk riasan pada malam midodareni ini, calon pengantin wanita biasanya tidak di dandani se optimal mungkin. Tetap riasan yang halus, namun sudah memakai konde khas Jawa dan sudah dikerik dan di gambari bentuk paes di dahinya. Ada istilah lainnya, yaitu sudah di bentuk congkorongan atau di alub alub. Waktu Malam midodareni aku kemarin sih, aku beneran bosan. Soalnya yaa disuruh nunggu teruuus dikamar.. Huekekeke.. Sampai saatnya tantingan tiba, abis itu teteuup suruh nunggu di kamar mpe bosen. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Untung ada temen-temenku tercinta yang dateng. Ailafuuu all..<br />
<span id="more-945"></span></p>
<p style="text-align: left;">Pada saat malam midodareni, layout teras dirubah. Kursi-kursi di buat berhadapan dibatasi oleh meja kecil. Tujuannya untuk memberi batas antara keluarga si mas dan aku. Agar pada saat perkenalan keluarga dapat saling melihat dengan jelas. Yang harus disiapkan sih yaitu teks catur wedha (yang aku edit sendiri uhuuuy), kancing gelung, angsul-angsul dan gelas air putih. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Gelas air putihnya itu dihias sendiri sama si mama. Kreatif banget deeh.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-12.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1481" title="persiapan midodareni" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-12.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Sebenarnya pada <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2008/07/03/susunan-acara-malam-midodareni/" target="_blank">malam midodareni</a> itu ada 3 acara utama. Yaitu jonggolan, tantingan dan wilujengan majemukan. Jonggolan adalah datanganya calon pengantin pria ke tempat calon mertua. Tujuannya adalah menunjukkan bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan selamat, dan hatinya telah mantab menikahkan putri mereka.</p>
<p>Pada saat jonggolan ini, calon pengantin pria tidak boleh di dampingi oleh kedua orang tuanya. Jadi hanya ditemani oleh perwakilan keluarga dan anggota keluarga lainnya. Waktu itu si mas sudah sampai di rumah singgah sebelum maghrib. Jadi si mas sekeluarga datang ke rumah ku tepat waktu sekali. Jam 7 malam, sudah masuk ke halaman rumah ku.</p>
<p>Karena malam midodareni ini tradisi Jawa. Jadi yang datang kebanyakan keluarga si mas dari pihak si mama (yups, manggilnya sudah mama sekarang). Mama itu asli Gombong. Jadi si mas sendiri ditemani oleh wakil keluarga Pakde Anto (kakaknya mama) dan adik eyangnya si Mas yang di Gombong.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-13.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1483" title="rombongan si mas datang" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-13.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Setelah itu langsung dimulai deh acara. Diawali dengan imbal wacana dari kedua wakil keluarga (menyampaikan maksud tujuan kedatangan dari keluarga CPP, dan sambutan penerimaan dari keluarga CPW). Kemudian langsung di lanjutkan dengan pemberian seserahan, yang ternyata membengkak menjadi 23 boks. Eh buseeeett.. Bulekku yang jadi PIC seserahan sampai sutris karena jadi banyak banget. Mangkanya pas estafet ke kamar pengantin jadi rada heboh. Hihihihi.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-14.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1484" title="imbal wacana antara kedua belah pihak dan penyerahan seserahan" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-14.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Kemudian setelah serah-serahan selesai, saatnya tantingan deeh. Mama papa mendatangi aku ke dalam kamar dan menanyakan kemantapan hati aku untuk rumah tangga dengan si mas. Pas bagian ini lucu bangeet. Waktu aku mengiyakan pertanyaan papa tentang kemantapan hati aku untuk menikah dengan si mas. Itu keluarganya si mas langsung bersorak kenceng banget. Sampai kedengaran dari kamarku. Huekekekeke.. Geliii deeh.. Pasti si mas abis di ceng -in deh di depan sana.</p>
<p style="text-align: left;">Naah setelah acara tantingan selesai, dilanjutkan dengan pembacaan <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2008/07/03/catur-wedha-atau-catur-sabda/" target="_blank">catur wedha </a>oleh papa ku untuk si mas. Catur Wedha ini adalah wejangan kepada calon menantu yang berupa empat pedoman hidup. Naskah catur wedha ini kemudian di serahkan kepada si mas, namun sebelumnya sudah di tanda tangani oleh papaku. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-15.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center;"><img title="tantingan dan penyerahan catur wedha" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-15.jpg" alt="" width="819" height="579" /></p>
<p>Dan habis itu acara wilujengan majemukan deeh. Bahasa indonesianya, perkenalan antara kedua keluarga dan dilanjutkan dengan santap malam bersama. Naah disaat kedua keluarga asik makan malam, si mas hanya boleh minum air putih yang disediakan oleh mama ku. Kasiaaan deh kamuu. Aku iseng banget malam itu, menugaskan adikku dan sepupuku untuk makan di sebelah mas. Biar si mas makin mupeeeeng. Huekekekekekeke&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-18.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1486" title="pemberian air putih dan makan-makan" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-18.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Caterindo, sekali lagi performnya bagus. Makanannya cukup (bahkan berlebih) dan rasanya nampol. Banyak yang muji sapo tahu punyanya Caterindo. Soalnya endang jumendang bangeeet.. Thanks yah Caterindo.</p>
<p>Pas acara makan malam ini, keluarga si mas diperbolehkan menengok calon pengantin wanita di kamar pengantinnya. Hihihihi.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Seneng deh akhirnya ketemu sama manusia yang lain. Hihihi.. Kenalan sama keluarga mas yang belum pernah aku kenal. Dan gak lupa, foto bersama dunk.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-16.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1487" title="foto-foto " src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-16.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a>Ketika saatnya acara hampir berakhir, salut buat ibu Hesti yang bisa membuat semua orang kembali duduk ke tempat semua.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Setelah selesai makan malam, keluarga si mas berpamitan. Dan baru deh si mas diberikan <a href="http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/08/kancing-gelung-ala-aceh/" target="_blank">kancing gelung</a> oleh papa, angsul-angsul sama mama dan yang paling penting buat mas di malam itu adalah dikasih rantang oleh si mama. Uhuuuyy.. Jadi bisa mam di rumah.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-17.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1488" title="pemberian kancing gelung" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Malam-Midodareni-17.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Overall acara berjalan lancar. Alhamdulillah banget. Dan aku cukup puas dengan kerja semua vendor di hari pertama. Terutama Ibu Hesti, Ibu Kiky ,tim Kamaratih dan Payu foto yang super duper sigap.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Beskap-beskap pinjaman Kamaratih terutama. Bagus-bagus banget warnanya. Me like it..</p>
<p>Oh iya, sebenarnya ada sediki masalah teknis waktu menjelang malam midodareni. Lampu neon yang ada di tenda depan garasi mati. Alhasil gelap lah itu area tempat duduk keluarga si mas. Thank God ada tim Payu yang sigap banget , jadinya dipakailah lampu penerangan dr tim Payu punya. Thanks ya guys.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk foto-fotonya bisa dilihat di <a href="http://dadidedo.multiply.com/photos/album/34/Malam_Midodareni_Anggi_Amir_13_Februari_2009" target="_blank">sini </a>yhaa.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div><span style="color: #0000ee; -webkit-text-decorations-in-effect: underline;"><br />
</span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/25/pre-wedding-ceremony-part-3-malam-midodareni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pre Wedding Ceremony Part 2 : Siraman</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/24/pre-wedding-ceremony-part-2-siraman/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/24/pre-wedding-ceremony-part-2-siraman/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 14:43:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggraini Widjanarti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Beskap]]></category>
		<category><![CDATA[Dekorasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Katering]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia]]></category>
		<category><![CDATA[Tata-Rias]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[bunga-bunga decoration]]></category>
		<category><![CDATA[caterindo]]></category>
		<category><![CDATA[ibu hesti]]></category>
		<category><![CDATA[kamaratih]]></category>
		<category><![CDATA[siraman]]></category>
		<category><![CDATA[sungkeman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[Siraman menurut aku adalah momen yang sangat berkesan saat acara kemarin, tentunya setelah ijab kabul yaah. Makna siraman itu sendiri adalah untuk menyucikan diri dan membuang segala kejelekan Calon Pengantin yang ada, tujuannya agar calon pengantin dapat memulai hidup baru dengan hati yang bersih dan suci. Sebelum siraman, akan dilakukan terlebih dahulu sungkeman calon pengantin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siraman menurut aku adalah momen yang sangat berkesan saat acara kemarin, tentunya setelah ijab kabul yaah. Makna siraman itu sendiri adalah untuk menyucikan diri dan membuang segala kejelekan Calon Pengantin yang ada, tujuannya agar calon pengantin dapat memulai hidup baru dengan hati yang bersih dan suci. Sebelum siraman, akan dilakukan terlebih dahulu sungkeman calon pengantin kepada kedua orang tua calon pengantin.</p>
<p>Pada sungkeman ini, intinya adalah mohon maaf kepada kedua orang tua atas kesalahan-kesalahan kita terdahulu, mohon pamit karena kita akan memulai hidup baru dengan calon pasangan kita dan mohon doa restu agar orang tua selalu meridhoi jalan kita nanti. Kesannya saja mudah untuk dilakukan, namun pada prakteknya, beuuuhh&#8230;. Rasanya luaaarrr biasaaaa..<br />
<span id="more-929"></span><br />
Sebelum sungkeman di mulai, sebelumnya kedua orang tua calon pengantin wanita melakukan upacara pasang blaketepe. Tujuannya adalah sebagai perlambang gotong royong kedua orang tua yang menjadi pengayom keluarga. Setelah blaketepe dipasang, orang tua calon pengantin wanita melakukan upacara pasang padi untuk melengkapi Tuwuhan. Pemasangan tuwuhan ini biasanya dilakukan di depan pintu masuk rumah. Tuwuhan ini sendiri mengandung arti suatu harapan kepada anak yang di nikahkan agar dapat segera memperoleh keturunan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1491" title="Suasana depan rumah" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Tuwuhan terdiri dari Pohon pisang raja yang buahnya sudah masak, tebu wulung, cangkir gadhing, daun randi dan pari sewuli dan godhong apa-apa. Pisang raja yang buahnya masak adalah diharapkan pasangan yang akan menikah telah memiliki pemikiran dewasa atau telah masak. Sedangkan pisang raja itu sendiri mempunyai makna pengharapan agar pasangan yang akan dinikahkan kelak mempunyai kemakmuran, kemuliaan dan kehormatan seperti raja.. ^_^.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1492" title="persiapan menjelang siraman" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-1.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Tebu Wulung sebagai gambaran sumber rasa manis, diharapkan kedua mempelai mempunyai kehidupan yang serba enak dan kedua mempelai mempunyai jiwa sepuh yang selalu bijaksana. Cengkir Gadhing merupakan simbol dari kandungan tempat jabang bayi atau lambang keturunan. Daun Randu dan pari sewuli bermaknakan agar kedua mempelai selalu tercukupi sandang dan pangannya. Dan Godhong apa-apa (bermacam-macam dedaunan) melambangkan harapan agar kehidupan terbebas dari segala halangan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1493" title="pasang tuwuhan" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-2.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Pada saat pasang blaketepe, papa dibantu Anggoro dan mama pada saat naik tangganya. Setelah blaketepe terpasang, giliran papa dan mama membuka tuwuhan dan pasang padi di dalam tuwuhan. Selesai acara pasang blaketepe dan tuwuhan, papa mama masuk ke tempat siraman dan mencampur air siraman. Kemudian memasukkan sebagian air siraman ke dalam kendi untuk segera diserahkan kepada Duto Tirto agar segera dibawa ke kediaman Calon Pengantin Pria.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1494" title="mencampur air siraman" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-3.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Setelah penyerahan air siraman kepada Duto Tirto, saatnya dimulai acara sungkeman.  Ini dia acara yang benar-benar sakral banget. Dari awal aku dibawa keluar oleh kedua bude-bude ku. Dada itu rasanya bergemuruh sekali. Langsung terbayang flashback dari masa kecil dimana seluruh perjuangan papa mama membesarkan dan mendidik aku terlihat jelas dibenakku. Disaat aku nakal sekali tidak bisa dibilangin tapi papa mama tetap luar biasa sabar dan gigih mendukungku. Begitu aku duduk di depan mereka, disaat aku mulai membacakan teks sungkeman, badan ini rasanya bergetar dan dengan bismillah aku mulai membacakan teks sungkeman. Tak lama kemudian air mata pun meluncur dengan deras di mukaku. Huks.. huks.. Teringat semua kesalahan diri dan betapa berjiwa besar kedua orang tua kita.. Rasanya luar biasaaaaa menampol jiwa dan raga..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1495" title="mohon maaf kepada kedua orang tua" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-4.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Ternyata yang banjir air mata bukan hanya aku saja. Papa mama juga begitu ketiga membacakan teks sungkeman. Si papa apalagi, saking heboh nangisnya sampai susah meneruskan membaca, sampai dielus-elus sama si mama. Melihat itu aku jadi semakin kejer nangisnya. Dan gak sedikit tamu yang melihat acara ini pun ikut menangis.</p>
<p style="text-align: left;">Waktu sungkemannya sendiri, aku tidak bisa tidak memeluk papa mama. Rasanya ingin aku rengkuh dan peluk erat-erat mereka. Aku berjanji, aku ingin bisa membuat mereka bahagia dan menjaga mereka selalu di hari tua mereka kelak. Mereka harus selalu bahagia, karena mereka selalu membuat aku bahagia. I love u always and forever mom and dad.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1496" title="momen yang mengharukan" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-5.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Setelah acara sungkeman yang mengharukan selesai, saatnya siraman dimulai deeh. Airnya sih hangat yaah, tapi big mistake nya adalah ada AC yang menghadap langsung ke tempat siraman. JAdinya teteeuupp Brrrrr&#8230; Menggigil bo. Pada saat selesai sungkeman dan mau siraman, tim dari Kamaratih langsung sigap membuka kebaya aku, memakaikan rajut melati ke badanku, membuka kondeku dan memakaikan bando melati yang sudah dihias dengan mawar merah.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1497" title="siraman Anggi" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-6.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Selesai dilakukan siraman oleh 7 orang pini sepuh lainnya, giliran potong rikmo dilanjutkan dengan memecah kendil siraman oleh mama. Dan mama menjatuhkan kendil tersebut dengan mengucapkan : &#8220;Niat Ingsun Ora Mecah Kendi, Nanging Mecah Pamore Putriku Anggraini Widjanarti&#8221;. Dengan sekali ayunan, kendilnya langsung pecah deeh. Sempet termenung sejenak deh gw mikirin kalau pamor ku wis akan pecah. Hueheheeh.. Kalau sekarang sih sudah pecah beneraaan.. Huekekekeke.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Setelah dipecahin, aku dihandukin deeh (akhirnya) dan digendong papa sampai masuk ruangan <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  .</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-7.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1498" title="pecah pamore" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-7.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Naah setelah itu aku langsung deh digiring ke kamar. Dan langsung di dandanin lagi oleh Ibu Kiky dan tim untuk acara dulang pungkasan. Serius yaa dandaninnya cepet beneer dan hasilnya baguuuss.. Me like it so much.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Waktu aku sibuk di dandanin, mama papa sibuk jualan dawet deh di luar. Para tamu beli dawet dengan krewengan genteng yang sudah disediakan oleh Kamaratih. Katanya sih jualan dawet ini biar tamu-tamu yang datang pada saat acara esok hari akan kemeruyukan kayak dawet.. Uhuuuy.. Naah pada saat jual dodol dawet ini, para tamu dipersilahkan makan sore deh oleh MC. Makannya Empal Gentong dan Martabak Kubang dr Caterindo. Alhamdulillah, semuanya bilang caterindo makanannya enaaak.. Uhuuuuy.. ^_^</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-8.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1499" title="jualan dawet" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-8.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Setelah selesai di rias, aku langsung digiring keluar untuk acara lempar rajut melati dan lepas ayam. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Begitu aku keluar, semuanya pada bilang make up na baguus. Muka ku jadi beda bangeet.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Wehehehehe, padahal blom pake paes lah yaa&#8230; Ibu Kiky emang cihuuuyy.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Setelah cara lempar rajut melati selesai giliran acara dulang kapungkasan. Ini adalah suapan terakhir calon pengantin wanita dari papa mama dan diakhiri dengan menyerahkan hasil jualan dawet kepada calon pengantin wanita.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-9.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1500" title="suapan terakhir" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-9.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a></p>
<p>Alhamdulillah sudah selesai deh acara tangis menangisnya. Ibu Kiky memang sudah bilang juga sih kalau nangisnya dihabisin pada saat sungkeman, jadinya pas akad nikah nanti udah gak sedih lagi, yang tersisa tinggal senangnya deeh.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Selesai acara dulang kapungkasan, aku langsung digiring kembali ke kamar untuk kembali di dandani untuk acara malam midodareni. Sedangkan si mama papa masih menunggu duto tirto untuk melakukan prosesi tanam rikmo di halaman depan rumah.</p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-10.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1501" title="tanam rikmo" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/Siraman-10.jpg" alt="" width="819" height="579" /></a>Siraman memang sangat berkesan, jadi maaf ya kalo postingannya panjang, soalnya aku ingin cerita sedetail mungkin siih.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Untuk foto-foto lengkapnya, bisa lihat <a href="http://dadidedo.multiply.com/photos/album/33/Siraman_Anggi_13_Februari_2009" target="_blank">disini</a> yaaah&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/24/pre-wedding-ceremony-part-2-siraman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pre Wedding Ceremony Part 1 : Pengajian</title>
		<link>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/24/pre-wedding-ceremony-part-1-pengajian/</link>
		<comments>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/24/pre-wedding-ceremony-part-1-pengajian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 08:59:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anggraini Widjanarti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Dekorasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Katering]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia]]></category>
		<category><![CDATA[Souvenir]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lovejournal.widjanarti.com/?p=917</guid>
		<description><![CDATA[Aku inget banget waktu pagi tanggal 13 Februari 2009, aku excited banget plus dag dig dug ga jelas. This is it.. Today we will start all of the ceremony until the Big Day on February 14th 2009. Semuanya sudah rapih dirumah. Dekorasi sudah rampung dan peralatan katering sudah di disiapkan oleh krew dari Caterindo. Tinggal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku inget banget waktu pagi tanggal 13 Februari 2009, aku excited banget plus dag dig dug ga jelas. This is it.. Today we will start all of the ceremony until the Big Day on February 14th 2009. Semuanya sudah rapih dirumah.  Dekorasi sudah rampung dan peralatan katering sudah di disiapkan oleh krew dari Caterindo. Tinggal menunggu saat dimulai pengajian setelah sholat Jum&#8217;at.</p>
<p>Aku, papa mama dan keluarga yang lain sedang duduk-duduk di teras rumah, mengagumi tenda hasil karya Bunga-Bunga huekekekeke&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Pas kemudian ada kabar dari satpam area rumah saya yang bilang si papa dicari bapak RW. Lah, ada masalah apa lagi ini ya ? Kata pak satpam sih, semalam ada warga yang protes kenapa jalan rumah kita di tutup. Dan menanyakan izin pesta kita. Katanya sih izin kita kurang satu, yaitu izin menutup jalan. Halah ada-ada saja yaa.. Padahal yaa kita urus langsung ke Polisi dan mereka bilang tergantung kesepakatan RT RW setempat saja. Itu tetangga yang protes kalau bikin hajatan juga gak tanggung-tanggung, suka nutup jalanan sampai 2 hari. Capek deeeh.. Tapi alhamdulillah deh masalah tidak berlarut-larut. Secara tenda kita juga sudah berdiri dengan kokoh, pak RW yg baik juga mengambil jalan tengah, yang penting tanda mengalihkan jalan dapat ditulis dengan jelas. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<span id="more-917"></span><br />
Gila deh, menjelang prosesi ko makin adaaaa aja problem. Akunya gak habis dengan zikir dan terus tawakal. Mohon diberikan kemudahan dan kelancaran untuk semuanyaa..</p>
<p>Sekitar jam 9an aku baru sadar kalau belum mandi. Ahiahiahiahia.. Calon Pengantin macam apaa coba masa mandinya telat banget. Huekekekeke&#8230; <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Akhirnya segera bergegas mandi deh. Selesai mandi, aku binun ngapain yaa. Akhirnya utak atik jave ku. Dan gak lama kemudian tim Kamaratih sudah datang. Wah langsung ngebatin. &#8220;Gileee.. ini beneran ya bok.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  &#8221; .</p>
<p>Tim dari Kamaratih datang dan langsung sigap deh nyiapin segala suatunya untuk acara siraman dan malam midodareni. Aku sendiri langsung di giring ke ruang rias buat di dandanin untuk Pengajian. Aku selesai di dandanin, gak lama kemudian mamaku didandanin sama mbaknya. Aku berganti pakaian menjadi baju pengajian aku. Make up nya sekalian untuk siraman nanti, jadi dibuat sederhana sekali. Rambut di cepol seadanya dan dikasih bunga kecil di kiri kanannya. Kemudian karena untuk acara pengajian dahulu, jadina di pasangin kerudung juga deh sama mbak nya.</p>
<p>Gak lama kemudian ibu Hesti, MC kita tercinta yang cantiiik dan baik datang juga. Ibu Hesti langsung kontrol ke lapangan, cek sound system, cek penataan ruangan dan sigap banget deeeh.. Ibu Hesti dan Kamaratih memang duo maut deh. Ada mereka semuanya insyaAllah bereeeesss.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah sholat Jumat, jam setengah 2, mulai deh ibu-ibu pengajian Al Hidayah datang ke rumah. Pengajian ini di pimpin oleh guru ngajiku sejak aku masih kecil yaitu ibu Nani Usman. Senang juga sih, ibu Nani masih diberi panjang umur untuk melihat aku menikah. Kata mama, waktu aku akikah dulu yang mimpin pengajiannya juga ibu Nani. Hihihi&#8230; Sedangkan untuk pengajian si mas, dilaksanakan di rumahnya si mas. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Ceritanya si mas menyusul yaaa plus foto-fotonya.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/lovejournal-2.jpg"><img class="size-full wp-image-918 aligncenter" title="pengajian Anggi" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/lovejournal-2.jpg" alt="pengajian Anggi" width="384" height="288" /></a></p>
<p>Pengajian kurang lebih berlangsung selama 1 jam. Dan seru bangeeet soalnya ada rebana-annya jugaa.. Alhamdulillah yang datang cukup banyak. Dan aku diberi kesempatan untuk baca Khataman Al-Quran juga. Hueeee pas yang ini niiih nervous bangeeeett.. Jadi maluuuu.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Alhamdulillah sewaktu pengajian ini berlangsung cukup damai untukku. Walaupun suasana haru sudah mulai terasa ketika aku mencium tangan semua orang yang ada disitu untuk meminta maaf. Sampai ada temennya mamaku meluk aku kenceng banget sampai cium pipi aku kenceng banget sambil menangis. Hueee.. akunya sedikit shock, tapi masih bisa menahan emosi. Kemudian bude-bude dan tante-tanteku juga seperti itu. Suasananya sudah mengharu biru deh persis seperti tema pengajiannya. Yaitu Biruuu.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Hihihihi..</p>
<p>Baju pengajian ku itu aku buat di QZM plus dengan payetnya. Tapi kerudungnya itu baru ketemu sehari sebelumnya. Itu juga setelah mengobrak-abrik lemari si mama.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Alhamdulillah ketemu yang cocok. ^_^</p>
<p>Acara pengajian ini juga diselingi dengan acara kasidahan gitu. Macam rebanaan deh yang melantunkan sholawat-sholawat pujian kepada Allah SWT dan Rasul kita Muhammad SAW. Jadi ramee dan sedikit bersemangat orang-orang. Aku sih juga begitu, semangat nyanyiinnya.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/lovejournal-3.jpg"><img class="size-full wp-image-919 aligncenter" title="suasana pengajian" src="http://lovejournal.widjanarti.com/wp-content/uploads/2009/02/lovejournal-3.jpg" alt="suasana pengajian" width="384" height="288" /></a></p>
<p>Pada saat pengajian, air untuk siraman ditaruh ditengah tempat pengajian. Diharapkan sih air tersebut setelah di doain akan membawa berkah kepada kedua pengantin. Apalagi setelah pengajian langsung di lanjutkan dengan acara siraman. Naaah acara siraman ini yang bombay bangeeet deh. Termasuk yang nendang dan sakral banget selain acara akad nikah. Untuk cerita selanjutnya adalah cerita sewaktu siraman.. To Be Continued yaaah.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Overall acara berlangsung lancar, namun acara ungkapan kasih anak  ke orang tua dan orang tua anak ditiadakan. Hal ini setelah dipikir-pikir kurang lebih maknanya sama dengan sungkeman pada saat menjelang siraman. Jadi daripada dua kali melakukan kegiatan yang setema (takut momennya tidak dapat dan emosinya tidak maksimal), akhirnya diputuskan untuk acara permintaan maaf ke orang tua di fokuskan pada saat sungkeman menjelang siraman. Thanks buat Ibu Hesti yang sudah mengingatkan.. <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Oiya, untuk foto-foto detail acara pengajian bisa dilihat di <a href="http://dadidedo.multiply.com/photos/album/32/Pengajian_Anggi_13_Februari_2009" target="_blank">sini</a> yaaa <img src='http://lovejournal.widjanarti.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lovejournal.widjanarti.com/2009/02/24/pre-wedding-ceremony-part-1-pengajian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

