Ya ampun, ada aja ya yang ketinggalan di review terus. Perasaan dari kemarin review kagak rampung-rampung. Masa vendor liputan tercinta kita sampai lupa di review siiih ? Hihihi.. Awal kita tau Payu, pada saat kita bayar DP di Balai Sudirman. Sambil nungguin, aku iseng-iseng ambil beberapa brosur vendor yang ada di Balai Sudirman, salah satunya ini Payu. Pas ambil brosurnya Payu, orang balsudnya langsung komentar.

Itu vendor nomor satu untuk liputan mbak,  di Balai Sudirman  tahun 2007..

Read More

Sekarang giliran me review Kado Istimewa WO. Pada awalnya tuh papa mama menolak mentah-mentah usulan pakai WO. Soalnya kan katanya sudah ada panitia dari kantor. Nanti malah jobdesc nya bingung deh. Tapi aku (secara perfeksionis) merasa bahwa pada saat resepsi nanti pasti butuh WO.

Soalnya kan gak semua panitia familiar kondisi lapangan pada saat resepsi. Bagaimana menangani orang gedung, technical meeting dan koordinasi lainnya. Satu hal yang terpenting ,karena acara di rumah itu sudah sangat amat padat, pasti deh panitia dan keluarga bakal capek banget. Dan melihat berbagai pertimbangan lainnya akhirnya aku memutuskan pakai WO juga. Awalnya sih si papa teteup gak setuju. Tapi karena aku keukeuh, jadinya mereka ngalah dengan syarat , budgetnya tidak boleh melebihi yang ditentukan oleh si papa (aneh sih bagian yang ini, soalnya eike bayar ndiri ko.. :P Hehehehehe…)
Read More

Akhir-akhir ini aku sering dapat cerita dari teman-teman pengantin / calon pengantin tentang vendor-vendor yang mengecewakan mereka. Kasusnya setipe, mereka kecewa dengan pelayanan vendor dan menuliskan kekecewaan mereka / review mereka ke dalam blog / forum yang mereka ikuti. Dan tidak cukup dengan kecewa, mereka juga mendapat tanggapan yang jelek dari para vendor tersebut.

Ada yang tidak terima di kritik kemudian mengancam untuk menuntut . Ada juga yang ngambil jalan pintas, melapor  “somasi” ke orang tua pengantin dan membuat masalah baru di internal keluarga mereka.Ada juga yang balik marah-marah karena tidak terima dikritik jelek. WHAT THE F*C* !!?!?!?!?!
Read More

Dari awal aku sudah jatuh cinta sama koleksinya Riny Suwardy. Simply elegan, anggun dan tetap sopan. Potongan-potongan kebayanya cantik tanpa terlihat seksi berlebihan. Pas banget buat kebaya akad. Aku sudah menjajal jahit di mbak Riny semenjak waktu tunangan, jadi dari segi cutting, teknik payet sudah klop banget.

Naah waktu mau buat kebaya akad ini aku inginnya kebaya yang two tone. Jadi gabungan putih dan  hijau. Mungkin kaya bunga melati gitu kali yaa.. Kan bunyanya putih tapi bonggolnya hijau. Waktu ke mbak Riny, cuman bilang mau kebaya yang two tone, terus kasih lihat contoh kebaya yang lain dan sisanya aku gak banyak ceng cong deh. Percaya saja semuanya dari pemilihan bahan, warna payet dan model sama mbak Riny.
Read More

Well, ini dia salah satu vendor yang ok banget (kayaknya hampir semua vendor kita ok-ok ya mas.. Alhamdulillah.. :) ). Kita pilih Gandrung semata-mata karena memang reputasinya sudah ok banget.  Dari awal, si papa cukup tegas untuk urusan katering. Pokoknya makanan gak boleh kurang !! Itu salah satu yang tidak bisa di tawar.

Iya juga sih ya, dipikir-pikir, yang akan diomongin orang habis pesta kita selesai itu kurang lebih makanannya. Itu nomor satu dan yang utama di nilai. Makanan enak dan cukup, tamu-tamu pun bahagia. Dekorasi, souvenir, musik dan lain-lain itu hanyalah pemanis belaka yang tentunya dapat menambah kebahagiaan tersebut…  Tapi teteuup nomor satu itu makanan bok.
Read More

Huehehe jangan tanya kenapa judulnya kayak gitu ya. Itu idenya si mas.. :P Anyway.. sekarang giliran review tentang vendor resepsi yaah. Yang pertama ada vendor dekorasi. Karena aku menggunakan busana Solo Basahan Keprabon, dan tema resepsiku adalah Jawa Tradisional Elegan, jadinya aku memang ingin nuansa dekor itu njawani yang elegan..  Survei beberapa vendor dekorasi rekanan Balai Sudirman (antara lain Rumah Kampung, Meriah Decoration, Dewa Dekor, Titian Dekor dan lain sebagainya) belum ada yang memenuhi seleraku. Semuanya either standar banget atau over rated banget (baca : mahal yang gak penting). Huekekekeke…

Sampai akhirnya aku nemuin majalah Mahligai edisi Solo yang menampilkan dekorasi gebyok yang apiik tenan. Gebyoknya itu bukan gebyok kayu biasa, tapi ada prada nya yang membuat gebyok tersebut berkesan megah. Dan rangkaian bunganya juga cantiik sekali. Very Beautiful dan sangat tidak pasaran. Selidik punya selidik ternyata Dekorasi dari Darmasto Kusumaningrat. Humm… never heard of it before. Tapi karena jatuh cinta sama gebyoknya,  aku coba cari tahu lebih banyak.
Read More

Sekarang saatnya cerita tentang Ibu Hesti. Ibu Hesti ini adalah MC kita sejak dari acara Siraman sampai Resepsi dan Ibu Hesti termasuk salah satu vendor terbaik kita. Ibu Hesti ini rekanan dengan Puri Kamaratih, dan biasanya dimana ibu Kiky merias, Ibu Hesti yang jadi MC nya. Jadi mereka sudah klop satu sama lain..

Ibu Hesti dulu juga yang jadi MC waktu sepupuku menikah, dan papaku waktu itu jadi panitia, jadi sudah tau deh performance ibu Hesti kayak gimana. Waktu ibu Kiky mengajukan nama ibu Hesti kita sudah gak pikir panjang lagi, langsung kita iyakan.
Read More