and they said love is a journey, not a destination..
Bok, secara gw udah lulus yaaa.. ^_^ Nampaknya aku cukup eligible untuk menulis post tentang bagaimana tips pada saat hari pernikahan kita. Jadi ya teman-teman, menjelang hari H. Yang harus kita lakukan adalah:
Tepatnya sudah 1 Bulan, 1 Minggu dan 3 Hari aku dan mas resmi jadi suami istri. Kehidupan pun sudah berbeda sekarang. Melihat ke belakang, tepatnya setahun yang lalu, titik awal perjuangan kita menjelang hari H, rasanya tetap tak percaya kalau semua yang kita impikan alhamdulillah sudah terlewati dan kita lalui dengan baik.
Alhamdulillah juga lovejournal kita tercinta banyak sekali dikunjungi. Makasih yaa semuaa..
Senang sekali mendapat teman baru lewat blog ini. Dipikir-pikir selama setahun ini aku mendapatkan banyak teman baru. Ya dari anak-anak Weddingku dan beberapa blogger yang aku kenal lewat blog ini. ^_^ Keep in touch ya semuanyaa..
(more…)
Ya ampun, ada aja ya yang ketinggalan di review terus. Perasaan dari kemarin review kagak rampung-rampung. Masa vendor liputan tercinta kita sampai lupa di review siiih ? Hihihi.. Awal kita tau Payu, pada saat kita bayar DP di Balai Sudirman. Sambil nungguin, aku iseng-iseng ambil beberapa brosur vendor yang ada di Balai Sudirman, salah satunya ini Payu. Pas ambil brosurnya Payu, orang balsudnya langsung komentar.
Itu vendor nomor satu untuk liputan mbak, di Balai Sudirman tahun 2007..
Sekarang giliran me review Kado Istimewa WO. Pada awalnya tuh papa mama menolak mentah-mentah usulan pakai WO. Soalnya kan katanya sudah ada panitia dari kantor. Nanti malah jobdesc nya bingung deh. Tapi aku (secara perfeksionis) merasa bahwa pada saat resepsi nanti pasti butuh WO.
Soalnya kan gak semua panitia familiar kondisi lapangan pada saat resepsi. Bagaimana menangani orang gedung, technical meeting dan koordinasi lainnya. Satu hal yang terpenting ,karena acara di rumah itu sudah sangat amat padat, pasti deh panitia dan keluarga bakal capek banget. Dan melihat berbagai pertimbangan lainnya akhirnya aku memutuskan pakai WO juga. Awalnya sih si papa teteup gak setuju. Tapi karena aku keukeuh, jadinya mereka ngalah dengan syarat , budgetnya tidak boleh melebihi yang ditentukan oleh si papa (aneh sih bagian yang ini, soalnya eike bayar ndiri ko..
Hehehehehe…)
(more…)
Akhir-akhir ini aku sering dapat cerita dari teman-teman pengantin / calon pengantin tentang vendor-vendor yang mengecewakan mereka. Kasusnya setipe, mereka kecewa dengan pelayanan vendor dan menuliskan kekecewaan mereka / review mereka ke dalam blog / forum yang mereka ikuti. Dan tidak cukup dengan kecewa, mereka juga mendapat tanggapan yang jelek dari para vendor tersebut.
Ada yang tidak terima di kritik kemudian mengancam untuk menuntut . Ada juga yang ngambil jalan pintas, melapor “somasi” ke orang tua pengantin dan membuat masalah baru di internal keluarga mereka.Ada juga yang balik marah-marah karena tidak terima dikritik jelek. WHAT THE F*C* !!?!?!?!?!
(more…)
Dari awal aku sudah jatuh cinta sama koleksinya Riny Suwardy. Simply elegan, anggun dan tetap sopan. Potongan-potongan kebayanya cantik tanpa terlihat seksi berlebihan. Pas banget buat kebaya akad. Aku sudah menjajal jahit di mbak Riny semenjak waktu tunangan, jadi dari segi cutting, teknik payet sudah klop banget.
Naah waktu mau buat kebaya akad ini aku inginnya kebaya yang two tone. Jadi gabungan putih dan hijau. Mungkin kaya bunga melati gitu kali yaa.. Kan bunyanya putih tapi bonggolnya hijau. Waktu ke mbak Riny, cuman bilang mau kebaya yang two tone, terus kasih lihat contoh kebaya yang lain dan sisanya aku gak banyak ceng cong deh. Percaya saja semuanya dari pemilihan bahan, warna payet dan model sama mbak Riny.
(more…)
Udah nikah teteuupp banci kebaya bok.. Secara yaa, masih ada beberapa bahan brokat di rumah yang belum di jahit. Belum lagi banyak kondangan (halah, yang ini mah alasan aja
) Hihihi… Terus Mei nanti ada sohib gw nikah pula, dapat seragam lagi kaan. Pastinya harus bikin kebaya dooong.. (justifikasi banget-banget yaaah…)
Anyway, setelah nikah aku sempet nelongso karena buklet kebaya dari majalah perkawinan ku menghilang. Entah lupa taro dimana, atau ada yang pinjam aku gak ingat. Padahal ada beberapa model kebaya yang aku naksir abiis. Dan ga sabar segera buat. Huhuhu.. karena menghilang akhirnya aku mulai browsing-browsing deh cari model kebaya yang lucu-lucu..
(more…)
Acara Adat Beauty Beskap Dekorasi Dokumentasi Engagement Entertainment Family Gedung Gift Health Honeymoon Katering Kebaya KUA LOVE Mahar Misc Panitia Pre-Wed review Seserahan Souvenir Tata-Rias undangan Wedding WO