Kemarin pulang kantor aku, mama dan papa pergi ke rumah ibu Kiky. Si papa ingin diskusi mengenai teknis upacara adat dan perlengkapannya kepada ibu Kiky. Berikut ingin meminjam beberapa beskap dan blangkon untuk dapat dicoba panitia pada saat rapat panitia ketiga Sabtu besok.

Pada dasarnya semua peralatan dan perlengkapan Adat kita di provide oleh Kamaratih, namun timeline nya mengenai kapan perias di jemput, kapan tumpengnya ada dll itu yang masih belum jelas. Naah pas tadi ketemu ibu Kiky dijelaskan deh semuanyaa..

Beberapa yang harus di perhatikan antara lain adalah :

Untuk Rias dan Busana

  • List daftar peminjaman beskap untuk panitia dan keluarga. List ini isinya berupa siapa saja panitia dan keluaga yang akan meminjam beskap dan blangkon dari Kamaratih. Tentunya disertai keterangan mengenai ukuran beskap dan belangkon serta peranannya di dalam upacara adat, akad nikah dan resepsi.
  • Selain list peminjaman beskap dan blangkon, dibuat juga list siapa saja panitia dan keluarga yang akan di make up dan di sanggul oleh tim rias Kamaratih. Tentunya disertai keterangan mengenai siapa saja yang dipinjamkan kain jarik serta perhiasan serta keterangan peran di dalam upacara adat, akad nikah dan resepsi.
  • Untuk template listnya dapat merujuk ke sini :format-daftar-busana-rias-panitia-dan-keluarga
  • Karena acara akad nikah diselenggarakan di kediaman CPW, maka list ini harus dibuat masing-masing untuk keluarga CPW dan CPP. Soalnya tim rias Kamaratih akan terbagi menjadi 2 tim. 1 Tim untuk merias keluarga CPW di kediaman CPW dan 1 Tim lagi untuk merias keluarga CPP di kediaman CPP.
  • Untuk resepsi list ini diberikan juga kepada WO supaya mereka dapat membantu koordinator rias dan busana agar panitia dan keluarga segera berias dan berdandan. Sehingga acara berlangsung tepat waktu.
  • Seminggu sebelum hari H, baju pengantin adat Aceh (yang akan dipakai si mas pada saat akad nikah) diberikan kepada keluarga CPW untuk dihias menjadi angsul-angsul dan diberikan kembali kepada CPP pada saat malam midodareni.
  • Siapkan kimono handuk dan handuk besar untuk CPW setelah siraman.
  • Siapkan underwear di kamar mandi karena setelah siraman CPW akan langsung ke kamar mandi untuk berbilas.

Untuk Perlengkapan

  • Pastikan semua teks untuk pemeran adat (acara siraman, midodareni, akad nikah dan panggih) diketik besar serta di laminating.
  • Buat nama CPW dan CPP untuk ditaruh di umbul-umbul. Kalau kata jeng Lia sih better ukuran A3. Biar kinclong namanya.. ;)
  • Buat inventaris barang bawaan yang harus dibawa (ke dalam koper) untuk dibawa ke Gedung. Hal ini harus dibuat agar tidak ada barang yang ketinggalan. Antara lain adalah :
    • Cilput Mama
    • Long Torso aku
    • Kebaya Mama
    • Selop Mama
    • Bros
    • Parfum
    • Obat-obatan
    • dll..
  • Kumpulkan koin sebanyak 51 buah untuk kacar kucur. Kenapa 51 ? Itu jumlah umur aku dan mas saat menikah nanti. Ganjil yaah.. uhuuy.. pas kalau begitu.. ;)
  • Pastikan koordinator souvenir memastikan jumlah dan kondisi souvenir untuk dibawa ke gedung.
  • Pastikan koordinator buku nikah dan mas kawin.
  • Siapkan ‘doorprize’ untuk Tumplak Punjen, siapkan koin untuk tumplak punjen nanti.
  • Tumpeng untuk selamatan pasang Tarub akan sampai pada tanggal 12 Februari 2009 pukul 09.00 pagi. (diantar oleh Kamaratih)
  • Tuwuhan beserta umbul-umbul 1 pasang (janur) akan sampai dan dipasang di rumah pada Tanggal 13 Februari 2009, sekitar pukul 08.00-10.00 pagi. (diantar oleh Kamaratih)
  • Kembar Mayang akan sampai dan dipasang di rumah pada tanggal 13 Februari 2009, sekitar pukul 16.00 – 17.00  sore.
  • Siapkan P3K dan obat-obatan penting.

Untuk Konsumsi

  • Jangan sampai terlupa konsumsi untuk para supir dan satpam (keamanan). Tentunya dari pagi, siang dan malam. Biasanya berupa nasi box.
  • Jangan lupa Nasi Box sebelum sholat Jum’at dimulai untuk para bapak-bapak panitia dan keluarga. Biar tidak kelaparan.
  • Karena pada saat akad nikah orang tua si mas akan singgah di rumah singgah, maka jangan lupa sediakan kue serta kopi / teh di rumah singgah.

Untuk Keamanan

  • Keamanan ditambah. Terutama pada saat habis malam midodareni dan menjelang akad nikah. Rumah akan ramai orang dan terbuka.
  • Pastikan masing-masing ruangan di dalam rumah ada penanggung jawab keamanannya. (pengamanan untuk setiap kamar)
  • Beli gembok untuk kotak angpow, dan pastikan satu orang yang bertanggung jawab memegang kunci gembok dan berhak membuka kotak angpow.
  • Tabung pemadam kebakaran.

Untuk Transportasi

  • Pada saat siraman/midodareni sediakan 2 mobil untuk Ibu Kiky dan Tim Rias Kamaratih. Mobilnya harus semacam Innova agar muat banyak orang dan perlengkapan. Mobil sudah harus siap di rumah ibu Kiky pukul 09.30 pagi.
  • Siapkan 1 mobil untuk Duto Tirto dari keluarga CPW ke keluarga CPP.
  • Pada saat midodareni dan akad nikah, ada baiknya keluarga CPP disewakan bus agar dapat berangkat ke kediaman CPW secara berbarengan sehingga menghindari iring-iringan jalan. Keluarga di bus sedang CPP dan ibu bapak di mobil.
  • Pada saat akad nikah sediakan 3 mobil untuk Ibu Kiky Tim Rias Kamaratih. 2 mobil ke kediaman CPW dan 1 mobil ke kediaman CPP. Mobil sudah harus siap di rumah Ibu Kiky pukul 03.30 pagi.
  • Pastikan 2 mobil stand by untuk Ibu Kiky dan tim karena setelah akad nikah ibu Kiky akan pulang dahulu dan kembali langsung ke gedung pukul 14.30 WIB.
  • Siapkan 1 mobil pengantin untuk Pengantin.. ;)

Bwuaaah.. makin kesini makin detail dan teknis sekalii.. Benar-benar semakin diluar teritori aku nih. Semakin ogah mikirin lagi.. Huehehehe.. Anyway, tapi ini bagus sih sudah ada bayangan teknis yang detail jadi akan gampang mengarahkan panitianya juga sih.

Setelah diskusi teknis selesai giliran si papa nyobain beskap ;) Jadii ini dia warna beskap yang akan dipakai si papa :

  • Untuk Siraman : Beskap Sikepan warna Hijau Botol
  • Untuk Midodareni : Beskap Sikepan warna Maroon
  • Untuk Akad Nikah : Beskap Landung warna Hijau Muda
  • Untuk Resepsi : Beskap Landung warna Hitam Payet

Hihihi lihat nih gayanya si babe nyobain beskapnya. Gaya-gaya gitu euy.. Huehehehe..

beskap-papa

Berarti kalau papa sudah diukur beskapnya, giliran papa Djohan, Anggoro (adekku) sama Faisal (adeknya mas) yang diukur. Humm maybe Januari yah, soalnya kata bu Kiky beliau rada sepi order bulan Januari, karena bulan Suro. Orang Jawa katanya pamali nikah bulan Suro… Halah apa pula itu.. :P