Ini untuk sungkeman pada saat acara Siraman nanti. Jadi sebelum siraman, pengantin wanita melakukan sungkeman kepada kedua orang tuanya. Pada saat sungkeman ini, pengantin wanita menggunakan kebaya dan sudah menggunakan kain dodotan siraman sebagai dalamannya .

Tadinya sih aku mau pakai kebaya kutu baru ku yang warnanya hijau sebagai kebaya saat sungkeman. Namun kemarin aku ke QZM, ambil dua kebaya yang aku sempat jahit dua bulan yang lalu. Warnanya ungu dan hijau botol. It turned out dua kebaya itu jadinya baguuuss.. Apalagi aku jahitnya sekaligus minta payetin disana. Waaahh aku sukaaa.. Benar-benar dibuat seperti model yang aku inginkan. Dan payetnya pun baguus.

Bahan kebayanya aku beli di De Moda. Bahannya panelan yang harganya kalau gak salah sekitar 125k IDR untuk 2.5 meter. Untuk bustier aku pakai bahan Shantung yang harganya 19k IDR / meter. Yang bikin sebal, karena waktu itu kesana yang melayani bukan Mbak Ratna , jadinya aku dipotongin bahan Thai Silk untuk bahan bustier. Katanya bahan Shantung-nya gak ada untuk warna yang aku mau. Sebal.. Pas ketemu sama Mbak Ratna, aku minta dicariin bahan Shantung-nya eeeh ternyata ada looh. Nyebelinnya bahan Thai Silk nya udah di potong sama mbak-mbak ituuh, jadi aku harus bayar deh. Hu-uh. Mana Thai Silk mahal bo 50rb / meter.

Anyway, jadinya aku bingung deh punya 2 bahan Thai Silk (warna hijau botol dan ungu) yang entah buat apa. Kata mbak Ratna bisa dipakai sebagai Obi di kebaya. Jadinya aku cari-cari model kebaya yang ada obi nya. Nemu model yang pertama. Ini hasil karyanya Yasra Studio.

Dalam model kebaya diatas ada aksen lipit-lipit pada pinggang. Lipit-lipit ini kalau bahasa penjahit itu namanya obneilsen.. Eng.. bener gak yaa.. CMIIW yaaa.. Hehehehe.. Aku pikir kayanya bahan Thai SIlk nya bisa tak pakai sebagai obi lipit-lipit seperti model diatas. Jadinya bahan yang ungu aku buat modelnya seperti model kebaya diatas.

Hasilnyaa.. Seperti ini deeeh..

Mirip yaah.. Exactly like I want. Bagian kerah di bordir kemudian aplikasi tempel disekitar lengan dan belakang kebaya. Hasil payetnya juga baguus. Dibagian lipit-lipitnya dikasih payet tabur. Jadinya cling-cling gitu deeh. Dan terlihat waah.. Padahal tadinya aku minta payet pinggir saja. Tapi dikasihnya lumayan banyaak sama QZM. Love it.. love it..

Oh iya.. kemudian ini tampak belakang kebayanya.. Hehehe.. sexy back gak ? Wekekeke..

Nah itu tadi kebaya yang ungu. Kemudian untuk kebaya yang hijau botol aku meniru model kebaya dari butik Hana. Model kebayanya seperti ini :

Bahan Thai Silknya dapat dipakai untuk obneisel (bagian lipit-lipit) yang ada di bagian tengah kebaya. Hasil kebayanya seperti ini..

Seperti kebaya yang ungu, kebaya yang ini juga di bordir bagian kerah dan di payet pinggir. Di bagian obneisel juga di payet tabur. Yang gak sangka sih,  hasilnya kebaya hijau botol ini terlihat sangat elegan. Apakah karena pilihan warnanya atau karena pilihan model kebaya nya yah ? Anyway, I’m lovin it. Dan kayanya kebaya hijau botol ini pas banget untuk kebaya sungkeman saat siraman nanti. :D Apalagi tema warna siraman adalah hijau. Jadi cocok deeh.. ^o^.

Oh iya bawahannya itu aku jahit di QZM juga. Kalau lihat seluruh tubuh, jadi kayak gini hasilnya :

Bawahannya itu dari kain batik pekalongan yang aku beli online di PasarBatik.com . Harganya cuman 25k IDR sajah. Dan surprise-surprise warna batiknya cocok dengan kebayanya. Aku waktu itu beli iseng aja, karena bagus, eeh ternyata bisa dipadankan dengan warna kebayanya..

Overall aku puas dengan hasil jahitan QZM. And u know what, bajunya ini jadinya lebih cepat 2 minggu dari yang seharusnya. Hihihi, senangnya punya kebaya baru. Dasar banci kebaya yah. Gak ada matinyaa.. Hihihihi..  Karena kebaya yang hijau botol akan dipakai buat sungkeman pada acara siraman nanti, mungkin kebaya yang ungu akan dipakai untuk session pre wedding studio nanti. :D