and they said love is a journey, not a destination..
Tentang WO lagi. Sebelumnya aku sudah pernah tulis kebimbangan serta kedilemaan aku untuk menggunakan WO atau tidak pada saat hari H. Untuk acara di rumah (akad dan adat) aku merasa sudah yakin dengan tim dari Kamaratih dan tante Hesty untuk memandu semua acara adat. Kemudian keluarga sebagai panitia juga saya rasa bisa menghandle segala persiapan acara di rumah. Jadi untuk acara di rumah saya sudah yakin tidak perlu WO. Kalau pakai WO saya pikir hanya akan menuh-menuhin rumahku yang tidak terlalu besar. Hehehe.. kan kapasitas terbatas..
Namun untuk acara resepsi di Panti Prajurit diriku masih belum tenang. Beberapa pertimbangan telah aku pikirkan. Sampai akhirnya aku sampai pada kesimpulan bahwa rasanya bantuan WO akan sangat diperlukan pada saat resepsi.
(more…)
Acara pelangkahan dilakukan oleh para pengantin jika menikah mendahului kakak kandung pengantin. Biasanya dalam acara pelangkahan ini pengantin memohon doa restu dari sang kakak sekaligus memberikan ‘pelangkah’ berupa barang kepada sang kakak.
Aku sih tidak melakukan prosesi pelangkahan ini ya, secaraa aku anak sulung. Tapi berikut ada temanku sesama anak WK yang pernah melalui prosesi pelangkahan. Dan aku sudah dapat ijin untuk menaro detail acara pelangkahan yang pernah dia lakukan. Maaci ya Alind..
Berikut prosesi acara pelangkahan yang dilakukan pada saat sehari menjelang akad nikah:
(more…)
Acara Adat Beauty Beskap Dekorasi Dokumentasi Engagement Entertainment Family Gedung Gift Health Honeymoon Invitation Katering Kebaya KUA LOVE Mahar Misc Panitia Pre-Wed Seserahan Souvenir Tata-Rias Wedding WO